kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Meski tertekan, harga karet diprediksi naik


Minggu, 19 November 2017 / 15:17 WIB


Reporter: | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Meski tertekan, harga komoditas karet diprediksi akan bergerak naik tahun 2018.

"Ada potensi harga karet tahun depan bisa membaik," ujar Direktur PT Kirana MegataraTbk., Daniel Tirta Kristiadi kepada KONTAN, Minggu (19/11).

Kenaikan terebut dipengaruhi dengan oleh meningkatnya permintaan. Daniel bilang, permintaan karet dari pabrik ban dunia tahun depan diperkiraan akan naik sekitar 2% hingga 3%.

Di samping itu, produksi di berbagai daerah akan menurun akibat tingginya curah hujan di beberapa wilayah di Indonesia. Daniel bilang, saat ini sejumlah pabrik karet di beberapa wilayah Sumatra mulai mengurangi jam kerja. Hal tersebut dinilai akan berpengaruh pada ekspor karet Indonesia yang bisa menurun.

Tidak hanya Indonesia, pasokan karet dunia pun dinilai akan menurun. Salah satu produsen karet terbesar seperti Thailand akan memasuki musim gugur daun selama beberapa bulan ke depan. Hal itu akan menurunkan produksi karet asal negeri gajah putih tersebut. "Secara fundamental penawaran dan permintaan diharapkan harga karet dapat terkoreksi naik," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×