kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Meski tertekan, harga karet diprediksi naik


Minggu, 19 November 2017 / 15:17 WIB


Reporter: | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Meski tertekan, harga komoditas karet diprediksi akan bergerak naik tahun 2018.

"Ada potensi harga karet tahun depan bisa membaik," ujar Direktur PT Kirana MegataraTbk., Daniel Tirta Kristiadi kepada KONTAN, Minggu (19/11).

Kenaikan terebut dipengaruhi dengan oleh meningkatnya permintaan. Daniel bilang, permintaan karet dari pabrik ban dunia tahun depan diperkiraan akan naik sekitar 2% hingga 3%.

Di samping itu, produksi di berbagai daerah akan menurun akibat tingginya curah hujan di beberapa wilayah di Indonesia. Daniel bilang, saat ini sejumlah pabrik karet di beberapa wilayah Sumatra mulai mengurangi jam kerja. Hal tersebut dinilai akan berpengaruh pada ekspor karet Indonesia yang bisa menurun.

Tidak hanya Indonesia, pasokan karet dunia pun dinilai akan menurun. Salah satu produsen karet terbesar seperti Thailand akan memasuki musim gugur daun selama beberapa bulan ke depan. Hal itu akan menurunkan produksi karet asal negeri gajah putih tersebut. "Secara fundamental penawaran dan permintaan diharapkan harga karet dapat terkoreksi naik," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×