kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Meski tertekan, harga karet diprediksi naik


Minggu, 19 November 2017 / 15:17 WIB
Meski tertekan, harga karet diprediksi naik


Reporter: Abdul Basith | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Meski tertekan, harga komoditas karet diprediksi akan bergerak naik tahun 2018.

"Ada potensi harga karet tahun depan bisa membaik," ujar Direktur PT Kirana MegataraTbk., Daniel Tirta Kristiadi kepada KONTAN, Minggu (19/11).

Kenaikan terebut dipengaruhi dengan oleh meningkatnya permintaan. Daniel bilang, permintaan karet dari pabrik ban dunia tahun depan diperkiraan akan naik sekitar 2% hingga 3%.

Di samping itu, produksi di berbagai daerah akan menurun akibat tingginya curah hujan di beberapa wilayah di Indonesia. Daniel bilang, saat ini sejumlah pabrik karet di beberapa wilayah Sumatra mulai mengurangi jam kerja. Hal tersebut dinilai akan berpengaruh pada ekspor karet Indonesia yang bisa menurun.

Tidak hanya Indonesia, pasokan karet dunia pun dinilai akan menurun. Salah satu produsen karet terbesar seperti Thailand akan memasuki musim gugur daun selama beberapa bulan ke depan. Hal itu akan menurunkan produksi karet asal negeri gajah putih tersebut. "Secara fundamental penawaran dan permintaan diharapkan harga karet dapat terkoreksi naik," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×