kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.638.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Nindya Karya Percepat Pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional


Jumat, 31 Juli 2026 / 20:02 WIB
Nindya Karya Percepat Pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional
ILUSTRASI. Nindya Karya Percepat Pembangunan Sentra Industri Garam Nasional (Dok. Nindya Karya/Nindya Karya)


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Nindya Karya mendorong percepatan pembangunan infrastruktur kawasan pergaraman terpadu Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) yang berada di Kabupaten Rote Ndao.

Kawasan tersebut dirancang untuk mendukung peningkatan kapasitas produksi garam nasional serta memperkuat ketahanan pangan.

Pada Kamis (30/7), Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, serta Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto melakukan peninjauan progres pembangunan Kawasan tersebut.

Zulkifli mengatakan bahwa pembangunan K-SIGN diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Rote Ndao dan Nusa Tenggara Timur. “Jika kita ingin mandiri, maka produksi harus diperkuat agar hasilnya dinikmati oleh masyarakat kita sendiri,” kata dia dalam keterangan tertulis, Jumat (31/7).

Baca Juga: PSEL Legok Nangka Diresmikan, DPR Ingatkan Pemda Alokasikan 3% APBD Infrastruktur

Ia menegaskan bahwa percepatan pembangunan kawasan garam akan terus dilakukan sesuai arahan presiden, serta mengajak pemerintah daerah dan seluruh pihak untuk menjaga kolaborasi agar pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Seiring hal tersebut, Direktur Utama Nindya Karya, Firmansyah menyampaikan bahwa pembangunan K-SIGN merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam mendukung program swasembada nasional melalui penguatan infrastruktur sektor pangan.

“Pembangunan K-SIGN menjadi salah satu wujud komitmen kami untuk terus mendukung peningkatan kapasitas produksi garam dalam negeri, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong terciptanya kemandirian industri garam Indonesia,” ujar Firmansyah.

Ia menambahkan, bahwa Nindya Karya akan terus mengedepankan kualitas konstruksi, keselamatan kerja, ketepatan waktu penyelesaian, dan prinsip keberlanjutan. Sehingga pembangunan kawasan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat pesisir sekaligus mendukung penguatan rantai pasok garam nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×