kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Pabrik Sido Muncul masih manual, ini alasannya!


Selasa, 18 Februari 2014 / 13:02 WIB
Pabrik Sido Muncul masih manual, ini alasannya!
ILUSTRASI. Yuk Simak Cara Hemat Air di Rumah!


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Asnil Amri

SEMARANG. PT Industri Jamu dan farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) sampai Februari menyerap sebanyak 4.000 orang tenaga kerja. Jumlah tenaga kerja itu terbilang besar karena perusahaan menggunakan proses produksi dengan sistem manual.

Supartoko, publik relation pabrik SIDO mengatakan, pihaknya bukan tak bisa menggunakan teknologi canggih, namun perseroan sengaja memilih tenaga manusia agar bisa membuka lapangan kerja. "Ini juga permintaan pemerintah daerah dan masyarakat, agar Sido Muncul menyerap tenaga kerja," ujar Supartoko di Pabrik Sido Muncul Semarang, Selasa (18/2).

Menurut Supartoko, penciptaan peluang kerja merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial perseroan untuk memberikan sumber penghidupan bagi masyarakat di Semarang. Kendati menggunakan proses manual, namun Supartoko bilang, perseroan tetap mengutamakan efisiensi.

"Namun memang tidak seefisien dengan menggunakan mesin," ujarnya.  Ada beberapa proses efisiensi yang sudah dilakukan perusahaan, yakni dengan memberikan target kinerja kepada setiap karyawan. Jika target tercapai, maka karyawan tersebut akan diberikan insentif. "Itu caranya agar tetap efisien meski pakai proses manual," kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU

[X]
×