Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Tendi Mahadi
Pada 28 Agustus 2026, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Technical Training Session yang membahas berbagai teknologi pendukung proses produksi pulp dan kertas. Sesi ini akan mengangkat pembahasan yang lebih teknis dan aplikatif dari para pakar industri, mulai dari peningkatan efisiensi proses dan kualitas produksi hingga pengelolaan sumber daya serta optimalisasi kinerja operasional.
IIPCIE 2026 juga menghadirkan agenda business matching yang mempertemukan exhibitor dengan perusahaan dan calon mitra usaha di Indonesia. Agenda ini membuka kesempatan bagi pelaku usaha untuk berdiskusi secara langsung mengenai kebutuhan industri, potensi kerja sama, serta peluang pengembangan bisnis.
Perkembangan industri pulp, kertas, dan kemasan, lanjut Suhendra, semakin dipengaruhi oleh kemampuan perusahaan dalam mengadopsi teknologi yang lebih efisien dan berkelanjutan. Otomasi, digitalisasi, efisiensi energi, teknologi produksi, hingga pengelolaan lingkungan menjadi bagian penting dalam meningkatkan produktivitas, menjaga kualitas, dan merespons tuntutan pasar global.
Di sisi lain, efisiensi penggunaan bahan baku dan energi, circularity, pengurangan limbah, serta pengendalian emisi juga semakin menjadi bagian dari strategi daya saing industri pulp dan kertas.
Melalui IIPCIE 2026, pelaku industri diharapkan dapat memperoleh gambaran mengenai perkembangan teknologi terkini sekaligus menjajaki peluang kolaborasi, investasi, dan pengembangan bisnis untuk memperkuat daya saing industri pulp, kertas, dan kemasan Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














