kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Pasar mebel domestik tertekan lesunya properti


Minggu, 23 Juli 2017 / 21:49 WIB


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Pasar mebel di tingkat domestik jumlahnya cukup besar. Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) mencatat, nilai dari pasar mebel domestik bisa Rp 10 triliun-Rp 12 triliun per tahun.

Abdul Sobur, Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi & Hubungan Antar Lembaga Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) mengatakan, tiap tahun pasar domestik bisa tumbuh 4%.

"Namun dengan lesunya properti pasti berpengaruh kepada pasar mebel, mungkin bisa turun," ujarnya kepada KONTAN (23/7).

Selain ditekan kelesuan sektor properti, penjualan mebel di domestik juga mendapatkan tantangan dari barang impor. Menurut Sobur, sampai saat ini barang impor menguasai hampir 55% penjualan di dalam negeri. Hal ini semakin memberatkan kompetisi pemain lokal di dalam wilayahnya sendiri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×