kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Pasokan co-working space di Jakarta semakin meningkat


Rabu, 17 Juli 2019 / 15:37 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Ekspansi ruang kerja bersama atau co-working space diperkirkan masih akan terus terjadi dalam beberapa waktu ke depan. Tingginya permintaan, mendorong pasokan co-working space cukup tinggi.

Dari hasil riset Jones Lang Lasalle (JLL) Indonesia, peningkatan pasokan co-working space terjadi baik di kawasan maupun di luar pusat bisnis Jakarta. Semester I-2019, pasokan co-working space di kawasan CBD seluas 170.000 meter persegi, meningkat 6% dibandingkan semester II-2018.

"Peningkatan ini terjadi merata hampir di seluruh kawasan CBD, mulai dari Surdirman, Thamrin, maupun Gatot Subroto," ucap Head of Research JLL Indonesia James Taylor saat paparan di Jakarta, Rabu (17/7).

WeWork, ucap Taylor, menjadi pemain internasional yang paling aktif melakukan ekspansi ruang co-working space baru di kawasan ini yaitu hampir 75 persen dari total pasokan.

Sementara, posisi berikutnya disusul Go Work yang mencapai 24 persen. Sementara di luar CBD, jumlah pasokan co-working space mencapai 50.300 meter persegi atau meningkat 36%.

Pemain lokal seperti CoHive cukup bersaing dengan WeWork dalam melakukan ekspansi ruang-ruang baru di sejumlah kawasan seperti di TB Simatupang dan utara Jakarta. "Ekspansi ini terjadi terutama untuk perkantoran Grade B dan C," kata James.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pasokan "Co-working Space" di Jakarta Terus Meningkat", 

Penulis : Dani Prabowo

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×