kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Pedagang bawang putih menanti kucuran bawang impor


Rabu, 11 April 2018 / 16:46 WIB
Pedagang bawang putih menanti kucuran bawang impor
ILUSTRASI. Bawang Putih Impor di Pasar Induk Kramat Jati


Reporter: Abdul Basith | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sulitnya pasokan membuat harga bawang putih di pasar menjadi tinggi. Hasil panen bawang putih lokal belum dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi.

Sebelumnya, pedagang bawang putih mengeluhkan belum mendapatkan pasokan bawang putih. "Produksi domestik masih fokus untuk benih belum masuk ke konsumsi," ujar Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Ditjen Hortikultura Kementerian Pertanian (Kemtan), Prihasto Setyanto kepada Kontan.co.id, Rabu (11/4).

Prihasto bilang, panen bawang putih domestik akan mulai pada bulan April 2018. Luas lahan yang dapat dipanen berdasarkan penjelasan Prihasto seluas 1.200 hektare (ha) hingga 1.500 ha.

Hasil panen tersebut ditegaskan untuk kebutuhan benih. Sementara untuk memenuhi kebutuhan konsumsi, Kemtan sebelumnya telah mengeluarkan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH).

Prihasto bilang RIPH bawang putih yang diberikan tahun 2018 sekitar 400.000 ton. RIPH tersebut diberikan kepada 37 perusahaan.

Oleh karena itu mengenai pengendalian harga Prihasto bilang ada di ranah Kementerian Perdagangan (Kemdag). "Betul, kalau soal realisasi impor itu sudah ranahnya Kemdag," terangnya.

Kemdag pun sebelumnya sudah mengeluarkan Surat Persetujuan Impor (SPI) untuk bawang putih sebesar sebesar 125.984 ton pada akhir Februari 2018. SPI tersebut diberikan kepada 13 perusahaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×