kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.928   28,00   0,16%
  • IDX 6.337   -3,05   -0,05%
  • KOMPAS100 837   -2,47   -0,29%
  • LQ45 633   -3,70   -0,58%
  • ISSI 217   -0,54   -0,25%
  • IDX30 357   -1,56   -0,44%
  • IDXHIDIV20 442   -1,60   -0,36%
  • IDX80 95   -0,45   -0,47%
  • IDXV30 119   0,17   0,15%
  • IDXQ30 114   -0,62   -0,54%

Pelindo Optimistis Catat Pertumbuhan Kinerja di 2022 Pasca Merger


Jumat, 28 Januari 2022 / 17:18 WIB
ILUSTRASI. Direktur Utama Pelindo, Arif Suhartono saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) perdana tahun 2022 setelah penggabungan BUMN Jasa Pelabuhan.


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Noverius Laoli

Lebih lanjut, Kartika  berharap, seluruh program pasca-merger dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan harapan. Dia berharap pula seluruh Subholding ke depannya bisa berfungsi dengan baik dan menjalankan perannya dengan optimal.  

Di lain pihak, Menteri Negara Pendayagunaan BUMN pada Kabinet Pembangunan VII dan Kabinet Reformasi Pembangunan, Tanri Abeng mengatakan setelah merger ini Pelindo menjadi sebuah BUMN yang berpeluang untuk terus tumbuh dan berkembang bahkan go global. 

Baca Juga: Lanjutkan Ekspansi, Jasa Armada Indonesia (IPCM) Bidik Market Cap Rp 3 Triliun

"Pertama, menurut saya Pelindo sudah memiliki skala. Kedua, Pelindo memliki SDM yang sudah terlatih. Kemudian, Pelindo juga memiliki teknologi yang sudah sepadan dengan pemain global," jelasnya. 

Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan menambahkan, Pelindo harus bisa memuaskan pemerintah dan kalangan bisnis. "Cara memuaskan pemerintah adalah dengan prestasi sedangkan cara memuaskan kalangan bisnis adalah dengan efisinesi dan biaya yang murah," tegas Dahlan. 

Menurut Dahlan, saat ini adalah kesempatan emas untuk Pelindo menata diri sebaik-baiknya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×