kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Pemerintah tak berencana naikkan harga BBM di 2013


Selasa, 28 Agustus 2012 / 15:47 WIB
ILUSTRASI. Kelompok tugas kapal induk Liaoning China. Terbuka kemungkinan bagi militer China menyerang Taiwan dari segala penjuru


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Pemerintah belum memiliki rencana untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi pada tahun 2013 mendatang.

Hal tersebut disampaikan oleh Evita Herawati Legowo, Direktur jenderal Migas dan Gas (Migas), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) saat Halal Bi Halal, di Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (28/8). "Sementara ini kami tidak merencanakan kenaikan harga (BBM) di 2013 ," kata Evita.

Evita menjelaskan, pada tahun 2013, pemerintah hanya melanjutkan penghematan dan penggunaan BBM bersubsidi. Selain itu, rencananya juga akan ada pengetatan pengalokasian BBM bersubsidi untuk pengguna kendaraan bermotor.

"Hanya meneruskan penghematan dan mungkin direncanakan akan ulai memberikan semacam penjatahan. Tetapi masih dalam pembicaraan," ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah sendiri sudah mengajukan alokasi BBM bersubsidi sebesar 46 juta kilo liter kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Meski harga BBM bakal naik, ia berharap, dengan berbagai langkah penghematan yang dilakukan pemerintah, kuota BBM bersubsidi mencukupi. (Dimasyq Ozal/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×