kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.827.000   -10.000   -0,35%
  • USD/IDR 17.049   32,00   0,19%
  • IDX 7.048   -43,45   -0,61%
  • KOMPAS100 972   -4,90   -0,50%
  • LQ45 716   -1,68   -0,23%
  • ISSI 251   -1,25   -0,50%
  • IDX30 389   -0,10   -0,03%
  • IDXHIDIV20 487   -1,85   -0,38%
  • IDX80 110   -0,59   -0,54%
  • IDXV30 135   -0,95   -0,70%
  • IDXQ30 127   0,03   0,02%

Pendapatan Blibli (BELI) Naik 34% pada 2025, Bidik Pendapatan Tumbuh 20% pada 2026


Selasa, 31 Maret 2026 / 14:12 WIB
Pendapatan Blibli (BELI) Naik 34% pada 2025, Bidik Pendapatan Tumbuh 20% pada 2026
ILUSTRASI. RUPS Luar Biasa PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) (KONTAN/Yuliana Hema)


Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) melalui Blibli mencatatkan pertumbuhan kinerja sepanjang tahun 2025, di tengah kondisi konsumsi yang semakin selektif dan persaingan industri yang ketat.

Berdasarkan laporan keuangannya, BELI membukukan pendapatan neto sebesar Rp 22,36 triliun, tumbuh 34% secara tahunan (yoy). Manajemen BELI mencermati, pertumbuhan ini ditopang oleh peningkatan kinerja di seluruh segmen usaha, terutama dari kategori elektronik konsumen seperti smartphone, serta kontribusi dari ekspansi omnichannel.

Namun demikian, dari sisi bottom line, BELI masih mengantongi rugi sebesar Rp 2,35 triliun, walaupun telah menurun dari level Rp 2,56 triliun pada tahun sebelumnya.

Lebih lanjut, gross profit before discount (GPBD) tercatat meningkat 32% secara tahunan, sementara take rate naik dari 6,9% menjadi 8,5%. Hal ini, kata manajemen Blibli, mencerminkan peningkatan monetisasi di berbagai lini bisnis yang didukung oleh optimalisasi bauran produk dengan margin yang lebih tinggi. 

Baca Juga: Manfaatkan Tren Belanja Berbasis Konten, Blibli Beberkan Strategi Baru

Dari sisi operasional, Blibli terus memperluas pendekatan omnichannel. Hingga akhir 2025, perseroan mengoperasikan 265 toko elektronik konsumen, serta memperluas kehadiran di kategori lain melalui toko elektronik rumah tangga serta toko fesyen & olahraga. 

Selain itu, BELI juga mengelola 57 gerai supermarket premium yang dioperasikan oleh Ranch Market, serta 39 pusat pengalaman home & living melalui Dekoruma. 

CEO & Co-Founder Blibli, Kusumo Martanto mengatakan, integrasi ekosistem juga diperkuat melalui implementasi penuh keanggotaan terpadu dan program loyalitas terpadu yang menghubungkan berbagai platform di dalam ekosistem, termasuk Blibli, tiket.com, Ranch Market, dan Dekoruma. 

Baca Juga: Huawei dan Blibli Resmikan Dua HUAWEI Experience Store Baru di Bekasi dan Cirebon

"Dalam tahun yang ditandai dengan moderasi konsumsi rumah tangga di Indonesia dan persaingan yang semakin ketat, kami tetap fokus pada pembangunan ekosistem omnichannel yang terintegrasi,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (31/3/2026).

Ia menambahkan, perseroan akan melanjutkan strategi tersebut untuk menghadapi dinamika ke depan. Meski 2026 masih dibayangi tantangan untuk industri, Kusumo percaya model omnichannel terintegrasi memiliki posisi yang tepat untuk menavigasi lanskap ini sambil menangkap nilai seiring perkembangan pasar. 

Ke depan, perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan neto sebesar 15% - 20% pada 2026, dengan fokus pada penguatan margin, implementasi efisiensi operasional, integrasi ekosistem, serta ekspansi omnichannel yang lebih selektif.

Baca Juga: Blibli Tiket Perkuat Strategi ESG untuk Efisiensi Operasional

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×