kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Pengusaha Pakan Ternak Kekurangan Pasokan Jagung


Rabu, 26 Mei 2010 / 13:20 WIB


Reporter: Amailia Putri Hasniawati |

JAKARTA. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kebutuhan ratar-rata jagung untuk perusahaan pakan per tahun mencapai 4,5 juta ton.

Sementara itu, angka ramalan (aram) I BPS menunjukkan, total produksi jagung sepanjang tahun ini akan mencapai 18,115 juta ton, naik tipis dari tahun lalu yaitu sekitar 17,6 juta ton. Angka itu lebih rendah dari yang ditargetkan yaitu 19,8 juta ton.

Adapun perkiraan produksi jagung pada 2010 yaitu pada subround I (Januari-April) diperkirakan mencapai 9.3 juta ton, subround II (Mei-Juli) sebesar 6, 3 juta ton dan sisanya dihasilkan pada subround III (Agustus-Oktober).

Hanya saja, Ketua Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT) yang juga merupakan Direktur PT Sierad Produce Sudirman mengaku suplai yang ada di lapangan tidak sebanyak seperti yang diperkirakan.

Itulah penyebab pihaknya melakukan impor jagung dari Argentina. “Kita juga lebih senang beli di dalam negeri, kualitas bagus, stok terjaga tidak usah menunggu hingga 3-4 bulan sampai di sini, tapi kenyataannya memang di pasar (dalam negeri) supalinya kurang,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×