kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.598.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.767   74,00   0,42%
  • IDX 6.460   23,47   0,36%
  • KOMPAS100 852   2,21   0,26%
  • LQ45 648   1,05   0,16%
  • ISSI 224   1,36   0,61%
  • IDX30 360   1,18   0,33%
  • IDXHIDIV20 450   2,27   0,51%
  • IDX80 97   0,26   0,27%
  • IDXV30 124   0,27   0,22%
  • IDXQ30 116   0,48   0,41%

Penumpang angkutan laut bakal naik 1,84% di Natal dan Tahun Baru 2019


Kamis, 21 November 2019 / 23:14 WIB
ILUSTRASI. Sejumlah penumpang naik ke kapal yang akan berangkat dari Pelabuhan Pantoloan di Palu, Sulawesi Tengah, Minggu malam (26/5/2019).Jelang Lebaran, ribuan pemudik pengguna transportasi laut mulai memadati pelabuhan Pantoloan dan pihak KSOP Teluk Palu menyebu


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Yudho Winarto

Peningkatan penumpang akan diantisipasi dengan penyediaan sarana angkutan laut yang andal dan memadai. Tahun ini, jumlah armada angkutan laut yang siap melayani masyarakat sebanyak 1.293 kapal dengan kapasitas angkut 3.415.838 penumpang.

Baca Juga: Duh, Trump mengancam naikkan tarif atas barang-barang asal China sebelum Natal

Kemenhub akan memastikan seluruh armada kapal dalam keadaan yang laik laut, karena itu perlu dilakukan uji kelaiklautan kapal.

Kemenhub juga akan meminta Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT)mengoptimalkan potensi armada pada daerahnya masing-masing, terutama ruas-ruas dengan jumlah penumpang tertinggi pada arus mudik/balik sehingga dapat mengurangi terjadinya penumpukan penumpang.

Tak hanya itu, perusahan pelayaran pun diminta memperbaharuri info terkini jadwal kedatangan/keberangkatan kapal baik di pelabuhan atau melalui media sosial.

"Sehingga tidak hanya mengandalkan website dari perusahaan atau menggunakan papan informasi yang ada di pelabuhan. Kalau dilakukan di media sosial, bisa lebih mudah dijangkau penumpang," tutur Wisnu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×