kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Penumpang Pesawat Liburan Natal dan Tahun Baru Diperkirakan Naik 10%


Kamis, 17 Desember 2009 / 14:33 WIB
Penumpang Pesawat Liburan Natal dan Tahun Baru Diperkirakan Naik 10%


Reporter: Gentur Putro Jati | Editor: Test Test

JAKARTA. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Departemen Perhubungan (Dephub) memperkirakan jumlah penumpang pesawat selama liburan Natal dan Tahun baru ini akan naik 10% dibanding periode Natal dan Tahun Baru sebelumnya. Kenaikkann itu terjadi untuk angkutan udara dalam negeri maupun luar negeri.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Herry Bakti S. Gumay menyebut pada periode tahun lalu, jumlah penumpang domestik yang bepergian selama liburan Natal dan Tahun baru dengan pesawat dari 23 bandara yang dipantau sebanyak 1,4 juta penumpang. "Tahun ini kami perkirakan jumlahnya meningkat 140.222 penumpang atau sekitar 10% menjadi 1,5 juta penumpang," kata Herry, di Jakarta, Kamis (17/12).

Setidaknya ada 20 rute penerbangan dalam negeri yang diperkirakan mengalami peningkatan. Diantaranya, Jakarta-Jogjakarta, Jakarta-Medan, Jakarta-Denpasar, Jakarta-Manado, Surabaya-Balikpapan, dan Makassar-Manado.

Sementara jumlah penumpang angkutan udara luar negeri tahun lalu selama Natal dan Tahun Baru tercatat sebanyak 260.453 penumpang yang dipantau dari empat bandara. Pada Natal 2009 ini, diperkirakan jumlahnya naik 26.045 penumpang atau 10% sehingga bertambah menjadi 286.498 penumpang.

Sembilan rute penerbangan luar negeri yang diperkirakan mengalami peningkatan diantaranya adalah Jakarta-Singapura, Jakarta-Hongkong, Medan-Kuala Lumpur, Denpasar-Singapura, dan Surabaya-Kuala Lumpur. Departemen Perhubungan akan melakukan pemantauan keberangkatan penumpang mulai 22 Desember 2009 sampai 4 Januari 2010.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU

[X]
×