kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Per mid Desember, pencetakan sawah baru capai 92%


Jumat, 21 Desember 2012 / 19:23 WIB
ILUSTRASI. Pada 7 September 2021, BPOM kembali merilis izin penggunaan darurat untuk dua jenis vaksin Covid-19 di Indonesia. ANTARA FOTO/Stenly/YU/aww.


Reporter: Fitri Nur Arifenie | Editor: Edy Can


JAKARTA. Hingga pertengahan Desember 2012, realisasi pencetakan sawah baru mencapai 92% dari target atau seluas 92.000 hektare. Kementerian Pertanian optimis target pencetakan sawah baru tahun ini seluas 100.000 hektare bisa tercapai.

Pencetakan sawah yang paling luas terjadi di Sulawesi Selatan. Luasnya mencapai 7.250 hektare.

Untuk memperluas luas areal persawahan baru, pemerintah sedang merancang instruksi presiden tentang moratorium lahan pertanian. Saat ini,  Kementerian Pertanian pun tengah menunggu keputusan dari presiden terkait penundaan izin pembangunan yang mengambil lahan pertanian tersebut.

"Draft moratorium sudah disepakati di Menko (Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa), tinggal dibawa ke Presiden. Targetnya secepatnya. Kami tinggal menunggu keputusan dari Presiden," kata Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementrian Pertanian Gatot Irianto, Jumat (21/12).
 
Catatan saja, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), setiap tahun terjadi konversi lahan produktif sawah sebesar 60.000 hektare. Sedangkan data lain mengklaim konversi lahan sawah mencapai 100.000 hektare.

Anggota Komisi IV DPR Siswono Yudohusodo mengatakan, program perluasan lahan pertanian harus menjadi prioritas utama pemerintah. Menurutnya, untuk swasembada dibutuhkan areal baru seluas 100.000 hektare per tahun. Sedangkan, agar Indonesia menjadi eksportir itu dibutuhkan tambahan 200.000 hektare.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×