kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.669.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.927   17,00   0,10%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Atasi Kolesterol Tinggi: Daewoong Hadirkan Obat Kombinasi Inovatif


Minggu, 30 November 2025 / 16:13 WIB
Atasi Kolesterol Tinggi: Daewoong Hadirkan Obat Kombinasi Inovatif
ILUSTRASI. Pasar terapi dislipidemia di Indonesia bergerak menuju pendekatan yang semakin berbasis kombinasi, seiring diluncurkannya obat tetap Ezetimibe/Rosuvastatin oleh Daewoong Pharmaceutical Indonesia (DPI).


Reporter: Leni Wandira | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasar terapi dislipidemia di Indonesia bergerak menuju pendekatan yang semakin berbasis kombinasi, seiring diluncurkannya obat tetap Ezetimibe/Rosuvastatin oleh Daewoong Pharmaceutical Indonesia (DPI). 

Produk yang tersedia dalam tiga pilihan dosis ini, termasuk formulasi 10/5 mg yang untuk pertama kalinya hadir di Indonesia, memperluas opsi pengobatan bagi pasien dengan berbagai tingkat risiko kardiovaskular.

Terapi ini menggabungkan dua mekanisme kerja yang saling melengkapi. Rosuvastatin menekan produksi kolesterol di hati, sementara Ezetimibe menghambat penyerapan kolesterol di usus halus. 

Pendekatan ganda tersebut menargetkan penurunan LDL-C yang lebih kuat meskipun pada dosis rendah, sejalan dengan panduan pengobatan yang menekankan efisiensi dalam mencapai target lipid secara lebih cepat dan lebih rendah.

Baca Juga: BPOM Resmi Terbitkan Izin Edar Obat Generik Berbahan Dydrogesterone

“Peluncuran ini menunjukkan komitmen kami untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dengan menyediakan terapi yang terbukti secara ilmiah, melalui kolaborasi erat dengan para profesional medis," Baik In-Hyun, Head of Indonesia Business Division sekaligus Direktur Daewoong Pharmaceutical Indonesia dalam peluncuran di Jakarta, Sabtu (29/11/2025).

Kata dia, Daewoong akan memperluas portofolio terapi inovatif untuk diabetes, hipertensi, dan gagal jantung, serta menjadi mitra kesehatan terpercaya bagi masyarakat Indonesia melalui kerja sama riset dengan PERKI dan pakar dari kedua negara.

Masalah pencapaian target LDL-C tetap menjadi tantangan nasional. Ketua PERKI, dr. Ade Meidian Ambari, SpJP(K), PhD, mengungkapkan bahwa lebih dari 80% pasien penyakit jantung koroner di Indonesia belum mencapai ambang 70 mg/dL, dan hanya 8,5% yang mencapai target 55 mg/dL pada kelompok risiko sangat tinggi. Ia menekankan bahwa strategi berbasis kombinasi dapat meningkatkan capaian tersebut. 

"Pedoman ESC menekankan prinsip ‘semakin rendah dan semakin cepat, semakin baik’. Artinya, menurunkan LDL-C sedini mungkin, terutama dengan terapi kombinasi, sangat penting untuk pencegahan yang efektif," jelasnya.

Sejumlah pakar dari Korea Selatan juga menyoroti efektivitas pendekatan dua mekanisme berdasarkan bukti global. Prof. Won Ho Youn, MD., Ph.D. memaparkan bahwa 

"Terapi kombinasi yang menghambat penyerapan dan produksi kolesterol secara bersamaan merupakan strategi penting untuk mencapai target LDL-C dalam panduan global, serta meningkatkan kepatuhan pengobatan pasien jangka panjang," sambungnya.

Baca Juga: Investasi Rp 2,7 Triliun, Daewoong Bidik Posisi Nomor Satu di Pasar Farmasi Indonesia

Ia mengacu pada temuan penelitian ACTE (AJC, 2011) dan RACING (Lancet, 2022) yang menunjukkan penurunan LDL-C lebih besar dan efek samping lebih rendah dibandingkan statin dosis tinggi.

Ketua Korean Society of Cardiology, Prof. Kang Seok Min, MD., Ph.D., menambahkan gambaran penggunaan terapi kombinasi di negaranya. Ia menjelaskan bahwa laju resep Ezetimibe meningkat dari 4,5% pada 2016 menjadi 22,5% pada 2020, sedangkan tingkat pencapaian target LDL-C naik dari 41,4% menjadi 62,5%. 

Menurutnya, “Bagi pasien risiko tinggi, memulai terapi kombinasi tanpa menunda adalah kunci untuk hasil yang lebih baik.”

Dengan masuknya terapi kombinasi baru ini, Daewoong berupaya memperluas kerja sama dengan rumah sakit serta institusi kesehatan di berbagai daerah, sekaligus memperluas akses pasien terhadap pilihan terapi yang lebih terstandarisasi dan sesuai dengan tuntutan pedoman internasional. Kehadiran tiga dosis yang berbeda diharapkan mendorong penerapan terapi yang lebih presisi dalam penanganan dislipidemia di Indonesia.

Baca Juga: Persaingan Kian Ketat, Industri Farmasi Gencar Lakukan Inovasi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×