Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk melalui Commercial Business Center (CBC) Semarang menyalurkan fasilitas kredit strategis senilai Rp 657,8 miliar kepada PT Parsaoran Global Datatrans (ION Network).
Pembiayaan tersebut mencakup pengembangan Submarine Backbone ION CS-1 (Cable System 1), proyek backbone serat optik bawah laut yang terhubung dengan hub regional di Singapura, serta pembangunan dan penguatan data center berskala nasional.
Fasilitas kredit ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat peran ION Network sebagai penyedia infrastruktur digital strategis, sekaligus mendukung ketahanan dan kedaulatan infrastruktur digital Indonesia.
Baca Juga: Perhapi Ungkap Kementerian ESDM Perlu Pastikan Sistem RKAB Rampung Kuartal I-2026
Penandatanganan kerja sama dilaksanakan di Kantor Operasional ION Network, Ciracas, Jakarta Timur, dan dihadiri oleh jajaran direksi PT Parsaoran Global Datatrans (ION Network) serta perwakilan manajemen PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk CBC Semarang.
Melalui kerja sama strategis ini, ION Network akan mempercepat ekspansi kapasitas dan cakupan jaringan untuk memastikan konektivitas yang andal, aman, dan berkelanjutan bagi berbagai segmen pengguna, mulai dari pelaku bisnis, pemerintahan, industri strategis, hingga sektor ritel.
Manajemen ION Network menilai dukungan pembiayaan dari BNI sebagai bentuk kepercayaan terhadap kapabilitas perusahaan, tata kelola yang diterapkan, serta arah pengembangan infrastruktur digital yang tengah dijalankan.
Pengembangan Submarine Backbone ION CS-1 diposisikan sebagai proyek strategis untuk memperkuat konektivitas internasional Indonesia melalui jalur kabel bawah laut yang terintegrasi langsung dengan hub regional di Singapura. Konektivitas ini diharapkan mampu meningkatkan stabilitas jaringan sekaligus menurunkan latensi koneksi internasional.
Baca Juga: Grab Indonesia Catat Pertumbuhan di Sejumlah Segmen Layanan Selama Lebaran 2025
Di sisi lain, penguatan data center nasional diarahkan untuk menghadirkan infrastruktur yang efisien, aman, dan memenuhi standar global, seiring dengan meningkatnya kebutuhan layanan digital di dalam negeri.
Chief Executive Officer PT Parsaoran Global Datatrans (ION Network) Anton menyampaikan bahwa dukungan pembiayaan dari BNI memiliki peran krusial dalam percepatan ekspansi perusahaan.
“Dukungan BNI memiliki arti yang sangat penting bagi perjalanan bisnis kami. Kerja sama ini menjadi energi pendorong untuk mempercepat pengembangan data center serta infrastruktur kabel laut dan fiber optik yang kami bangun,” ujarnya dalam keterangan resminya, Selasa (6/1/2026).
Sementara itu, Rizky, Head of Commercial Business Center Semarang PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menuturkan bahwa sinergi ini merupakan bagian dari komitmen BNI dalam mendukung pengembangan infrastruktur telekomunikasi nasional.
Baca Juga: Hutama Karya Catat 2,4 Juta Kendaraan Melintasi Jalan Tol Trans Sumatra saat Nataru
“BNI bersama mitra mendorong pengembangan jaringan telekomunikasi, termasuk backbone, sebagai infrastruktur utama bagi pertumbuhan bisnis. Sinergi ini membangun kepercayaan dan memperkuat kerja sama kami dengan perusahaan telekomunikasi, termasuk penyedia kabel backbone swasta, di mana BNI berperan sebagai penyedia layanan perbankan yang mendukung proses tersebut,” jelas Rizky.
Melalui kolaborasi strategis ini, PT Parsaoran Global Datatrans (ION Network) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk optimistis dapat memperkuat fondasi ekosistem digital nasional serta mendorong pengembangan jaringan telekomunikasi yang lebih luas, modern, dan berdaya saing global.
Kerja sama ini sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara sektor keuangan dan industri infrastruktur digital dalam membangun masa depan teknologi Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan.
Selanjutnya: Prabowo Peringatkan Bahaya Ketergantungan Impor di Tengah Konflik Global
Menarik Dibaca: Hujan Pagi Lanjut Sore Hari, Cek Prakiraan BMKG Cuaca Besok (7/1) di Jakarta
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













