kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Perkuat Portofolio Bisnis, PGN Bidik Pasar Ritel Gas Bumi


Sabtu, 23 April 2022 / 15:12 WIB
ILUSTRASI. Jaringan gas rumah tangga PGN.


Reporter: Muhammad Julian | Editor: Yudho Winarto

Selain itu,  PGN juga akan memasuki era LNG untuk ritel. Untuk diketahui, Pertamina sebagai induk PGN sudah mengalihkan bisnis LNG dan gas kepada PGN. Dengan demikian, ke depan, lanjut Rachmat,  akan ada tantangan baru lagi bagi PGN, tidak hanya gas pipa tetapi bagaimana LNG bisa dikembangkan oleh PGN, termasuk rencananya adalah LNG-nya dalam bentuk LNG ritel.

Baca Juga: Migrasi Konsumsi LPG Terjadi, Pemerintah Diminta Dorong Pembangunan Jargas

“Saat ini PGN akan mengubah mindset-nya bahwa tidak melulu LNG-nya untuk industri, tetapi juga bagaimana mengembangkan di retail, termasuk pengguna rumah tangga," imbuh Rachmat.

Seturut agenda ini, masalah alokasi LNG menjadi salah satu perhatian PGN untuk lebih dahulu dipersiapkan. Salah satu rencana PGN adalah memanfaatkan stranded gas yang banyak tersebar di berbagai wilayah serta belum dimanfaatkan.

Nantinya, stranded gas ini akan dilikuifaksi menjadi gas LNG. Tujuannya ialah aar gas-gas ini menjadi semakin mudah untuk didistribusikan.

Selain memanfaatkan stranded gas, PGN juga tengah melihat potensi untuk memanfaatkan LNG dari luar negeri.  Oleh karenanya, PGN tengah mencermati regulasi ke depan soal impor LNG.

PGN mencatat, hingga saat ini belum ada keran impor LNG. Sebaliknya, LNG yang tersedia diekspor ke luar negeri.

“Kalau nanti impor LNG dimungkinkan, tidak tertutup kemungkinan kami akan impor untuk memenuhi bisnis LNG," pungkas Rachmat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×