CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.600.000   -25.000   -0,95%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Perkuat Sinergi, Nindya Karya Dorong Kemitraan dengan Mitra Pemasok ​


Jumat, 11 September 2026 / 21:11 WIB
Perkuat Sinergi, Nindya Karya Dorong Kemitraan dengan Mitra Pemasok ​
ILUSTRASI. Perkuat Sinergi, Nindya Karya Dorong Kemitraan dengan Mitra Pemasok  (Dok. Nindya Karya/Nindya Karya)


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Nindya Karya memperkuat sinergi dan kemitraan bersama para mitra pemasok melalui Strategic Partnership Forum (SPF) 2026. Kegiatan ini menjadi wadah bagi perusahaan dan mitra pemasok untuk memperkuat kolaborasi, mengevaluasi pelaksanaan kerja sama, serta menyelaraskan langkah dalam mendukung kebutuhan proyek Nindya Karya.

Direktur Utama Nindya Karya, Firmansyah menjelaskan bahwa, mitra bisnis merupakan bagian penting dalam mendukung keberlangsungan operasional dan pencapaian kinerja perusahaan. Menurutnya, hubungan kemitraan perlu dibangun melalui kolaborasi yang terbuka, profesional, dan berorientasi pada kinerja.

Sehingga, hubungan dengan mitra merupakan bagian penting dalam ekosistem bisnis perseroan.

"Karena itu, diperlukan kolaborasi yang kuat, transparan, profesional, dan berorientasi pada kinerja agar setiap proyek dapat berjalan dengan baik dan memberikan hasil terbaik,” ujar Firmansyah dalam keterangannya, Jumat (11/9).

Baca Juga: LRT Jakarta Fase 1B Mulai Uji Coba, Waskita Karya (WSKT) Pastikan Konstruksi Rampung

Kegiatan ini dihadiri oleh 60 perwakilan mitra bisnis dan menjadi momentum untuk mempererat komunikasi serta kolaborasi antara jajaran manajemen Nindya Karya dengan para mitra.

Pada hari pertama seluruh mitra hadir untuk melaksanakan diskusi interaktif yang diawali dengan penjelasan mengenai perkembangan proyek, pengalaman dan pembelajaran, sekaligus hal-hal yang perlu diperhatikan menghadapi proyek-proyek di masa mendatang yang disampaikan oleh Project Director Divisi Gedung Bayu Apriyadi.

Lalu, pada sesi kedua diskusi interaktif, menghadirkan Senior Vice President Divisi Supply Chain Management (SCM), Cut Raisa, dan Senior Vice President Divisi Keuangan, Arista Febri Eriyawan. Diskusi ini membahas aspek rantai nilai dan keuangan yang menjadi bagian penting dalam menjaga efektivitas serta keberlangsungan hubungan kerja sama antara Nindya Karya dan para mitra bisnis.

Sementara itu, pada hari kedua, Nindya Karya memperkenalkan aplikasi SISMAP (Sistem Manajemen QHSE Mitra Kerja Perorangan) serta diskusi interaktif membahas pentingnya membangun proses kerja sama yang semakin terintegrasi, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan proyek, sekaligus menjaga mutu, tata kelola dan kesehatan hubungan bisnis antara perusahaan dengan para mitra.

Materi ini disampaikan oleh Project Director Divisi Gedung Bayu Apriyadi, Project Director Divisi Infrastruktur 1 Djirzise Abdul Hakim dan Senior Vice President Divisi QHSE Dedikasi Firansyah. Berbeda dengan hari pertama, peserta hari kedua adalah para mandor proyek.

Baca Juga: ADHI dan Danantara Uji Tuntas Proyek LRT City, Siapkan Strategi Penyelesaian

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Nindya Karya, Sri Haryanto menyampaikan bahwa, mandor memiliki peran yang penting sebagai ujung tombak keberhasilan pelaksanaan suatu proyek.

“Menurut kami, mandor atau mitra kerja hadir sebagai mitra strategis yang bersama-sama dengan Nindya Karya dengan tujuan yang sama, yaitu menghasilkan pekerjaan terbaik, sehingga perlu untuk menjaga komitmen bersama dalam mengoptimalkan waktu, biaya dan produktivitas,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×