kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   19.000   0,67%
  • USD/IDR 17.099   75,00   0,44%
  • IDX 6.971   -18,40   -0,26%
  • KOMPAS100 958   -7,36   -0,76%
  • LQ45 702   -6,10   -0,86%
  • ISSI 250   -0,25   -0,10%
  • IDX30 382   -5,99   -1,54%
  • IDXHIDIV20 472   -9,70   -2,02%
  • IDX80 108   -0,78   -0,72%
  • IDXV30 130   -2,34   -1,76%
  • IDXQ30 124   -2,23   -1,77%

Pertamina ajukan tiga opsi memuluskan transisi dan jaga produksi Blok Rokan


Selasa, 14 Mei 2019 / 19:33 WIB


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Yudho Winarto

Hanya saja, kendati sudah ada beleid tersebut, sambung Nicke, Pertamina tetap tidak sertamerta bisa langsung berinvestasi di Blok Rokan tanpa adanya kesepakatan dengan Chevron sebagai operator eksisting.

Karenanya, kajian dan diskusi pun terus dilakukan. "Ini sedang dibahas, sambil kita menyampaikan opsi-opsi itu," ujarnya.

Namun, meskipun investasi pemboran atau produksi belum bisa dilakukan, Nicek tetap memastikan proses pembangunan pipa minyak dari Minas-Duri-Dumai dan Balam-Bangko-Dumai tetap berlangsung.

"Tetap jalan, karena kan sudah diberikan izin oleh SKK Migas," kata Nicke.

Akan tetapi, terkait hak partisipasi (PI) 10% untuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Nicke bilang hal tersebut belum bisa dilakukan. "Belum, Rokan-nya saja belum ke kita kok," tandasnya.

Sebagai informasi, pada Kamis (9/5), Pertamina melalui anak usahanya Pertamina Hulu Rokan telah melakukan penandatanganan Production Sharing Contract (PSC) dengan SKK Migas sebagai bagian dari persiapan masuk ke Blok Rokan.

Seperti yang diberitakan Kontan.co.id sebelumnya, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto menyebut penandatanganan tersebut hanya bersifat administrasi, sebab penunjukan Pertamina sebagai pengelola sudah berlangsung lama. Adapun, Pertamina telah melakukan pembayaran bonus tanda tangan pada 20 Desember 2018.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×