kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Pertamina yakin Batavia bisa bayar utangnya


Jumat, 12 April 2013 / 14:42 WIB
ILUSTRASI. Warga mengikuti kegiatan vaksinasi COVID-19 di Gelanggang Remaja Pulogadung, Jakarta. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww.


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Pertamina (Persero) mengaku memiliki piutang kepada maskapai penerbangan PT Metro Batavia (Batavia Air) sebesar Rp 50 miliar. Utang tersebut berasal dari pembelian bahan bakar minyak (BBM) pesawat yang belum dibayarkan.

Ali Mundakir, Vice President Corporate Communication Pertamina yakin, pihak kurator dapat segera membayar utang Batavia Air yang statusnya pailit.

"Utang Batavia Air itu sekitar Rp 49 miliar-Rp 50 miliar. Kami terus bekerjasama dengan kurator. (Yakin) Utang tersebut tetap dapat diambil," ujar Ali kepada KONTAN, Kamis (11/4). Maka dari itu, Pertamina tidak khawatir besaran utang tersebut dapat mengganggu neraca keuangan perusahaan.

Sebelumnya, tim kurator Batavia Air telah selesai melakukan verifikasi jumlah tagihan utang maskapai yang gulung tikar tersebut sebesar Rp 1,226 triliun. Rinciannya, tagihan kreditur konkuren Rp 782,6 miliar, kreditur separatis Rp 244,2 miliar, dan kreditur preferen karyawan Rp 151,6 miliar.

Turman Panggabean, salah satu kurator menjelaskan, bagi para kreditur yang masih keberatan terhadap tagihan utang tersebut dapat mengajukan upaya hukum untuk mengoreksi keputusan ini (renvoi).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×