kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.887.000   7.000   0,24%
  • USD/IDR 16.850   -59,00   -0,35%
  • IDX 8.951   -41,17   -0,46%
  • KOMPAS100 1.235   -4,75   -0,38%
  • LQ45 874   -1,52   -0,17%
  • ISSI 329   -0,59   -0,18%
  • IDX30 449   0,67   0,15%
  • IDXHIDIV20 532   3,66   0,69%
  • IDX80 137   -0,49   -0,35%
  • IDXV30 148   1,36   0,93%
  • IDXQ30 144   0,72   0,50%

Perusahaan Energi Italia Eni Temukan Cadangan Gas Raksasa di Lepas Pantai Kalimantan


Selasa, 09 Desember 2025 / 21:43 WIB
Perusahaan Energi Italia Eni Temukan Cadangan Gas Raksasa di Lepas Pantai Kalimantan
ILUSTRASI. Perusahaan energi asal Italia Eni mengumumkan penemuan signifikan berupa cadangan gas besar di salah satu sumur eksplorasi yang berlokasi sekitar 50 kilometer dari pesisir timur wilayah Indonesia di Pulau Kalimantan


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Perusahaan energi asal Italia Eni mengumumkan penemuan signifikan berupa cadangan gas besar di salah satu sumur eksplorasi yang berlokasi sekitar 50 kilometer dari pesisir timur wilayah Indonesia di Pulau Kalimantan.

Melansir Reuters, Selasa (9/12/2025), Eni menyampaikan bahwa estimasi awal menunjukkan volume gas mencapai 600 miliar kaki kubik pada empat reservoir dalam lintasan sumur tersebut.

Baca Juga: Momoyo Tembus 1.000 Gerai dan Klaim Telah Jual 20 Juta Cup Es Krim Cokelat

Potensi tambahan bahkan diperkirakan bisa melampaui 1 triliun kaki kubik.

Sumur eksplorasi yang dinamai Konta-1 ini merupakan bagian dari kontrak bagi hasil (PSC) Muara Bakau yang berada di Cekungan Kutai (Kutei Basin), salah satu wilayah eksplorasi migas paling produktif di Indonesia.

Penemuan ini, menurut Eni, memberikan keyakinan lebih kuat untuk melanjutkan kampanye pengeboran eksplorasi yang telah direncanakan.

Eni menargetkan pemboran empat sumur eksplorasi tambahan di Kutei Basin pada tahun 2026.

Blok Muara Bakau merupakan bagian dari 19 blok eksplorasi yang akan dikelola melalui perusahaan patungan baru antara Eni dan perusahaan energi nasional Malaysia, Petronas.

Baca Juga: Krakatau Steel (KRAS) Kantongi Investasi China Perdana untuk Pabrik PET Resin di KIK

Dari total tersebut, 14 blok berada di Indonesia dan lima lainnya di Malaysia.

Eni menjadi operator wilayah ini dengan kepemilikan 88,33%, sementara sisa 11,66% dimiliki oleh Saka Energi Indonesia.

Selanjutnya: Kamboja Siap Berdialog Demi Akhiri Konflik Perbatasan dengan Thailand

Menarik Dibaca: Main Kapan? Jadwal Timnas Indonesia U-22 vs Myanmar U-22 di SEA Games 2025

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×