kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45952,80   9,76   1.04%
  • EMAS1.014.000 -1,46%
  • RD.SAHAM -0.04%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Petrokimia Gresik luncurkan inovasi digital untuk cetak SDM unggul


Rabu, 15 September 2021 / 19:29 WIB
Petrokimia Gresik luncurkan inovasi digital untuk cetak SDM unggul
ILUSTRASI. Area fasilias produksi Petrokimia Gresik.


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Petrokimia Gresik  terus melakukan inovasi secara digital. Teranyar, perusahaan pelat merah ini meluncurkan Digital Learning Center (DLC) sebagai langkah mendukung pemerintah mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.

Peluncuran tersebut dilakukan Asisten Deputi Bidang Industri Pangan dan Pupuk (Asdep IPP) Kementerian BUMN RI Zuryati Simbolon dan Direktur Utama Petrokimia Gresik  Dwi Satriyo Annurogo.

Zuryati menyatakan bahwa Digital Learning Center Petrokimia Gresik merupakan satu bukti nyata dari 5  strategi yang telah ditetapkan oleh Menteri BUMN yaitu kepemimpinan dalam teknologi.

Ia pun mengapresiasi transformasi digital yang dilakukan Petrokimia Gresik karena tidak hanya solutif, tapi juga murni karya dari anak bangsa.

Baca Juga: Petrokimia Gresik lakukan persiapan pembangunan pabrik Soda Ash

“BUMN harus mampu meningkatkan kinerja melalui kepemimpinan teknologi, digitalisasi, dan industri 4.0. Digital Learning Center Petrokimia Gresik merupakan implementasinya,” kata Zuryanti dalam keterangan resmi yang diterima Kontan.co.id, Rabu (15/9)

Sementara itu, Dwi Satriyo Annurogo menjelaskan bahwa inovasi digital yang telah dicanangkan sejak tahun 2020 ini merupakan hasil sinergitas Kementerian BUMN, melalui Pupuk Indonesia dan Petrokimia Gresik, dan Kementerian Perindustrian sebagai upaya meningkatkan daya saing tenaga kerja di Indonesia.

Digital Learning Center ini dibangun tidak hanya untuk mempercepat penguasaan kompetensi karyawan tetapi juga menjadi sarana bagi mahasiswa magang dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk menyiapkan calon tenaga kerja yang berkompeten dan bersertifikat dalam menghadapi persaingan global.

“Selama pandemi banyak mahasiswa kesulitan mencari tempat praktik karena banyak perusahaan menutup program magang untuk mencegah penyebaran Covid-19. Digital Learning Center Petrokimia Gresik merupakan jawaban atas permasalahan tersebut,” tandas Dwi Satriyo.

Dengan adanya Digital Learning Center, mahasiswa magang tidak perlu datang ke pabrik untuk melakukan praktik kerja industri, karena mereka bisa mendapatkan pengalaman magang yang riil melalui fasilitas Digital Learning Center Petrokimia Gresik yang memiliki 4 platform yakni Enterprise University, Virtual Reality, Augmented Reality dan 360 Plant Facility Learning.

Baca Juga: Petrokimia Gresik gandeng Unilever Asia dan PT Garam bangun pabrik soda ash

Dwi bilang, fasilitas Digital Learning Center ini memudahkan setiap karyawan Petrokimia agar dapat belajar secara fleksibel tanpa harus bergantung pada kondisi operasional di unit kerja.

Ia pun berharap Digital Learning Center Petrokimia Gresik mampu menjadi katalis bagi perusahaan untuk selalu tumbuh dan berkembang.

“Kecepatan beradaptasi terhadap transformasi digital menjadi hal yang tidak bisa ditawar utamanya di tengah pandemi. Ke depan, Petrokimia Gresik akan terus melakukan improvement terhadap inovasi yang telah dilakukan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih banyak pihak, serta melakukan transformasi digital di bidang lainnya,” tutup Dwi Satriyo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×