kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

PLN Bisa Sediakan Jaringan Listrik, Pengembang Siap Terima Kenaikan Tarif


Jumat, 05 Maret 2010 / 17:18 WIB
PLN Bisa Sediakan Jaringan Listrik, Pengembang Siap Terima Kenaikan Tarif


Reporter: Nadia Citra Surya | Editor: Test Test

JAKARTA. Pengembang perumahan berharap PLN bisa membangun jaringan listrik dari pusat pasokan listrik hingga ke rumah-rumah. Jika permintaan ini dapat diluluskan PLN, pengembang bersedia untuk menaikkan tarif penyambungan listrik yang harus mereka bayarpada PLN.

"Tarifnya sangat murah Rp 300 per watt dan memang belum pernah naik dari tahun 2001," kata Ketua Real Estate Indonesia (REI) Teguh Satria, Jumat (5/3).

Berdasarkan perhitungan REI, pengembang masih sanggup menanggung seandainya biaya penyambungan dinaikkan sekitar Rp 1.000 per watt asalkan pembangunan jaringannya dilakukan oleh PLN. "Mahal sedikit tidak apa, asalkan biaya yang diberikan pada konsumen bisa adil," tandas Teguh.

Soalnya, gara-gara harus membangun jaringan sendiri, pengembang pun memberikan biaya instalasi listrik yang berbeda-beda. "Padahal Rumah Sederhana sehat (RSh) biasanya jauh dari kota dan pusat pasokan listrik, sementara rumah-rumah mewah biaya instalasinya bisa jadi lebih murah karena dekat kota," tutur Teguh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×