kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.521   21,00   0,12%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

PLN dan 20 perusahaan percepat penyediaan stasiun pengisian listrik


Rabu, 16 Oktober 2019 / 21:43 WIB
PLN gandeng 20 mitra perusahaan strategis genjot Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Noverius Laoli

Dari sana pihaknya mengandeng 20 perusahaan yang terbagi dalam beberapa kategori yakni kerjasama penyiapan ekosistem SPKLU dengan mitra perusahaan, penyedia transportasi umum, BUMN, Badan Usaha/ Private Sector, dan bundling produsen mobil listrik.

Adapun kerja sama dengan mitra perusahaan dilakukan bersama BPPT dan PT Len. Dari penyedia transportasi umum yakni Grab, Gojek, TransJakarta, Mobil Anak Bangsa (MAB), dan Bakrie Autoparts, serta Bluebird. Kemudian dengan badan usaha kerja sama dengan Lippo Mall, BCA, dan PT Jaya Ancol.

Selanjutnya, dengan BUMN bersama PT Pos, Jasa Marga, Pertamina, dan Angkasa Pura II. Terakhir dari kategori produsen mobil listrik dengan Nissan, BMW, DFSK, Mitsubishi, Prestige Image Motorcars, dan Gesits.

Baca Juga: Twink, produsen komponen pembangkit bangun pabrik senilai Rp 500 miliar

Inten menyebutkan untuk skema kerja sama yang dilakukan untuk SPKLU tersebut meniru pola yang diterapkan Pertamina. "Jadi ada yang milik sendiri dan ada yang dipartnerkan," ujarnya.

Sedangkan, dari sisi harga yang ditawarkan kepada masyarakat Inten masih enggan buka-bukaan. Menurutnya, untuk penetapan tarif pihaknya masih mencari formula yang terbaik.

Hal tersebut lantaran ada tiga tipe pengisian baterai yakni low, medium, dan fast charging. Adapun berdasarkan catatan  kontan.co.id, PLN juga masih mengkaji ulang penetapan harga Rp 1.600 per Kwh yang mana dinilai tidak sebanding dengan investasi yang dikeluarkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×