kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

PLN: EBT merupakan solusi efektif demi dorong elektrifikasi Papua


Jumat, 18 Oktober 2019 / 15:38 WIB
ILUSTRASI. Ekspidisi Papua Terang dimulai


Reporter: Filemon Agung | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. PT Perusahaan Listrik Negara menilai pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) merupakan solusi efektif dalam meningkatkan Rasio Elektrifikasi Papua.

Direktur Bisnis PLN Regional Maluku dan Papua Ahmad Rofik menjelaskan, tantangan geografis membuat implementasi teknologi Wireless Electricity dirasa tepat.

Baca Juga: Ekspedisi Papua Terang dimulai, energi terbarukan jadi tumpuan

"Optimalisasi energi lokal berbasis EBT diharapkan akan memperbaiki kinerja bauran energi dan menurunkan Biaya Pokok Penyediaan," ungkap Ahmad.

Asal tahu saja, PLN dalam kajiannya menyebutkan ada empat alternatif pembangkit listrik EBT yang ditawarkan dalam Program 1.000 Renewable Energy for Papua. Keempat jenis pembangkit tersebut yakni Pembangkit Listrik Tenaga Pikohidro (PLTPH) yang dinilai tepat diaplikasikan pada daerah yang memiliki ketinggian berbeda, Tabung Listrik (Talis), Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm) dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Kedepannya, 314 desa akan dilistriki dengan Talis, 65 desa dilistriki dengan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) dan PLTPH, 158 desa akan dilistriki dengan PLTBm.

"116 desa dengan PLTB, 34 desa dengan Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut, 184 desa dengan PLTS sebanyak 151 set. Sementara sisanya sebanyak 252 desa akan disambungkan ke sistem jaringan listrik PLN yang telah ada," ungkap Ahmad.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×