kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45823,04   -9,71   -1.17%
  • EMAS953.000 0,85%
  • RD.SAHAM -0.61%
  • RD.CAMPURAN -0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

PLN mendapat hibah € 1,2 juta dari AFD untuk bangun PLTA Masang II di Sumbar


Jumat, 18 Juni 2021 / 17:03 WIB
PLN mendapat hibah € 1,2 juta dari AFD untuk bangun PLTA Masang II di Sumbar
Direktur Utama PLN, Country Director AFD Indonesia, dan Dubes Prancis untuk Indonesia saat perjanjian hibah tahap persiapan pembangunan PLTA Masang II.

Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Komitmen PLN dalam meningkatkan bauran energi baru dan terbarukan (EBT) kembali menuai dukungan. Kali ini Badan Pembangunan Prancis atau Agence Francais de Developpement (AFD) memberikan hibah senilai € 1,2 juta ke PLN untuk mendukung pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga air (PLTA) Masang II, Sumatera Barat.

Penandatanganan perjanjian hibah untuk tahap persiapan pembangunan PLTA Masang II tersebut dilakukan di Jakarta,  Jumat (18/6). Hadir dalam acara tersebut  Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini, Country Director AFD Indonesia Emmanuel Baudran, dan Duta Besar Prancis untuk Indonesia Olivier Chambard.

“AFD selalu mendukung PLN dalam pengembangan kelistrikan di Indonesia. Hibah ini akan mendukung Environmental and Social Impact Assestment (ESIA) dan Land Acquisition and Resettlement Action Plan (LARAP) untuk proyek PLTA Masang II,” terang Zulkifli dalam keterangan tertulis, Jumat (18/6).

Baca Juga: Sri Mulyani menilai transisi energi timbulkan konsekuensi keuangan bagi PLN

Perjanjian hibah ini menjadi dukungan kedua dari AFD. Pada tahun 2017, AFD telah mendukung PLN untuk studi kelayakan untuk proyek yang sama.

"Hal ini menunjukkan komitmen dan dukungan berkelanjutan dari AFD untuk pengembangan Energi Terbarukan di Indonesia,” tambah Zulkifli.

PLTA Masang merupakan PLTA run of river dengan perkiraan kapasitas sebesar 44 MW yang ditargetkan beroperasi pada tahun 2027.

Zulkifli menyebutkan, komitmen PLN dalam mendorong pengembangan EBT di Tanah Air merupakan wujud nyata dari transformasi PLN yang dilakukan sejak April 2020. PLN telah menetapkan sasarannya untuk mengembangkan energi terbarukan dalam perencanaan jangka panjang untuk perluasan pembangkit.

"Untuk mengembangkan potensi tersebut, PLN akan mempertimbangkan keseimbangan pasokan dan permintaan listrik, potensi sumber daya lokal, keandalan, keberlanjutan, ketahanan energi, dan ekonomi,” ujarnya.

Sementara Country Director AFD Indonesia, Emmanuel Baudran menyebutkan, bantuan studi lingkungan dan sosial kepada PLN akan membantu dalam persiapan penyusunan rencana pengelolaan lingkungan dan sosial yang komprehensif guna mendukung proyek energi terbarukan, sebagai bagian dari persiapan proyek.

"Terlebih lagi, PLTA Masang II akan berkontribusi kepada target Pemerintah Indonesia guna memiliki sumber energi terbarukan yang modern,” tutur Baudran.

Ia menambahkan, hal ini juga sejalan dengan strategi AFD untuk mendukung rencana Pemerintah Indonesia dalam melawan perubahan iklim, mencapai target pembangunan berkelanjutan, dan pemanfaatan barang publik secara global.

PLN berkomitmen untuk terus mengembangkan pembangkit EBT dalam menjalankan tugasnya untuk melistriki seluruh negeri. Tidak hanya itu, melalui aspirasi green dalam transformasinya, PLN mendorong transisi energi demi generasi yang akan datang agar dapat menikmati masa depan yang lebih baik.

Selain itu, PLN juga mendukung segala peluang investasi dan pengembangan EBT di Indonesia, melalui kerjasama dengan instansi pemerintah, swasta, dan juga lembaga pendanaan melalui prinsip good corporate governance (GCG).

 

Selanjutnya: Segera terbit, ini isi pasal Perpres Pembelian Listrik Energi Terbarukan oleh PLN

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×