kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.889   13,00   0,07%
  • IDX 6.308   39,90   0,64%
  • KOMPAS100 826   3,73   0,45%
  • LQ45 627   1,42   0,23%
  • ISSI 218   1,67   0,77%
  • IDX30 352   0,14   0,04%
  • IDXHIDIV20 426   -2,00   -0,47%
  • IDX80 94   0,47   0,50%
  • IDXV30 118   0,10   0,08%
  • IDXQ30 111   -0,32   -0,29%

PLN olah air limpahan, PLTM Hanga-Hanga kembali hasilkan listrik lewat Pikohidro


Minggu, 19 Juli 2020 / 15:29 WIB
ILUSTRASI. Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM)


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Upaya pemanfaatan energi baru terbarukan dalam menghasilkan listrik terus ditingkatkan. Salah satunya dengan memanfaatkan air limpahan dari Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Hanga-Hanga yang berlokasi di Luwuk, Sulawesi Tengah untuk menghasilkan listrik kembali melalui Pembangkit Listrik Tenaga Pikohidro.

Direktur Regional Bisnis Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara, Syamsul Huda menjelaskan, PLTM Hanga-Hanga telah beroperasi sejak tahun 1987 dengan kapasitas terpasang sebesar 1.600 kiloWatt (kW). 

PLN memanfaatkan limpahan air dari PLTM Hanga-Hanga ini untuk menghasilkan listrik kembali melalui Pikohidro dengan kapasitas 2 x 10 kW.

Baca Juga: PLN kembali melakukan penguatan sistem kelistrikan di Ambon dan Jawa Barat

Pikohidro sendiri merupakan salah satu alternatif pembangkit listrik skala kecil yang hanya membutuhkan jatuhnya air dari ketinggian 4 meter untuk menggerakkan turbin sehingga cocok untuk daerah di sekitar aliran sungai. Pembangkit ini bisa digunakan untuk melistriki sekitar 20 kepala keluarga dengan daya 450 VA.

"Kami terus mendorong penggunaan green energy. Kami coba membuat terobosan dalam menghasilkan listrik dengan memanfaatkan potensi yang ada, salah satunya melalui pikohidro ini," kata Huda dalam keterangan tertulis yang diterima Kontan.co.id, Minggu (19/7).




TERBARU

[X]
×