kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   25.000   0,97%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

PLTU Batang masih terkendala lahan krusial


Jumat, 25 April 2014 / 13:38 WIB
PLTU Batang masih terkendala lahan krusial
ILUSTRASI. Cara Download Video TikTok Tanpa Watermark Desember 2022, Tanpa Aplikasi Anti Ribet


Reporter: Risky Widia Puspitasari | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batang, Jawa Tengah masih terkendala lahan.

Direktur Perencanaan dan Manajemen Resiko PLN, Murtaqin Syamsudin mengatakan, lahan yang belum terselesaikan di proyek tersebut merupakan lahan krusial.

"Kalau masalah lahan itu belum selesai, ya, tidak bisa dibangun, tidak bisa dicicil-cicil," kata Murtaqin usai Rapat Koordinasi di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jumat (25/4).

Menurut Murtaqin, sekitar 10%  lahan belum terselesaikan. Padahal, lahan itu adalah lokasi powerblock, tempat turbin dan boiler berada.

PLTU Batang akan memasok kebutuhan listrik di Jawa sampai 30%. Jika gagal, bisa-bisa Jawa mengalami defisit listrik pada 2017-2018. "Kalau pak Hatta (Menko Perekonomian) inginnya semua bisa cepat terselesaikan," ujar Murtaqin.

Pertumbuhan sistem Jawa-Bali sangat tinggi sehingga ada tambahan beban puncak lebih dari 1500 megawatt.

Sedangkan saat ini beban puncak sudah 21.500 megawatt. Sehingga pembangunan pembangkit listrik harus segera diselesaikan. Sementara PLTU Batang kapasitasnya 2000 megawatt.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×