kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Potensi Ekspor Sayuran Mencapai US$ 70 Juta per Bulan


Jumat, 16 Juli 2010 / 11:27 WIB
Potensi Ekspor Sayuran Mencapai US$ 70 Juta per Bulan


Reporter: Asnil Bambani Amri |



JAKARTA. Sayuran asal Indonesia memiliki nilai potensi ekspor sebesar US$ 70 juta per bulan. Pasar yang potensial menjadi tujuan pengapalan sayuran Indonesia adalah Malaysia dan Singapura.

“Dua negara itu tujuan utama ekspor sayuran kita,” kata Ahmad Dimyati, Direktur Jenderal Holtikultura, Kementerian Pertanian, di Jakarta, Jumat (16/7).

Ahmad menjelaskan, ekspor bulan Mei yang mengalami kenaikan karena adanya lonjakan permintaan di dua negara tersebut. Sementara itu, produk utama ekspor sayuran tersebut adalah kentang, kubis, pabrika, sayur daun dan juga cabai. “Kondisi ekspor juga didukung oleh Thailand yang mengalami masalah politik,” jelas Ahmad.

Daerah yang menjadi penghasil ekspor sayuran tersebut disuplai dari wilayah Sumatera Utara yang menjadi sentra penghasil kentang dan kubis, kemudian Jawa Barat dan sekarang Jawa Tengah dan Jawa Timur sedang memulai untuk melakukan ekspor. Asal tau saja, produk sayuran Indonesia tersebut juga menyuplai kebutuhan supermarket di Singapura.

Dari segi jarak, ceruk ini terbuka lebar. Pasalnya, transportasi antar negara sudah mendukung. Ia menghitung, nilai ekspor tahun 2010 akan meningkat dengan signifikan dibandingkan tahun lalu karena Indonesia menjadi sumber pasokan sayuran selain Thailand.

"Kesempatan ini yang harus diambil," katanya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×