kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.641.000   -14.000   -0,53%
  • USD/IDR 18.078   48,00   0,27%
  • IDX 5.873   -113,12   -1,89%
  • KOMPAS100 763   -18,32   -2,34%
  • LQ45 583   -12,03   -2,02%
  • ISSI 203   -3,37   -1,63%
  • IDX30 330   -6,18   -1,83%
  • IDXHIDIV20 410   -5,48   -1,32%
  • IDX80 87   -1,95   -2,19%
  • IDXV30 111   -1,67   -1,48%
  • IDXQ30 107   -1,52   -1,40%

PPKM mikro, Matahari Putra Prima (MPPA): Bisnis ritel bisa bergairah lagi


Senin, 08 Februari 2021 / 21:23 WIB
ILUSTRASI. Karyawan mengenakan pelindung diri berupa masker dan face shield di gerai ritel modern Hypermart, Jakarta, Senin (1/6/2020).


Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten pengelola Hypermart PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) menilai positif kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang dikeluarkan Pemerintah.

Head of Corporate Communication Matahari Putra Prima Fernando Repi berharap dengan kebijakan ini, bisnis ritel bisa terus berjalan.

"Namun untuk menilai apakah kebijakan ini bisa meningkatkan penjualan, itu masih sangat dini untuk dibilang. Tetapi paling tidak, kebijakan ini membuat bisnis ritel menjadi bergairah dan membuat adanya tren positif," ujarnya saat dihubungi Kontan.co.id, Senin (8/2).

Ia melanjutkan, dalam menjalankan strategi bisnis tahun ini pihaknya masih terus akan menggenjot penjualan melalui jalur omni channel dan offline.

Fernando mengemukakan, akibat pandemi Covid-19 pihaknya harus mengimplementasikan rencana bisnis yang tadinya dikeluarkan beberapa tahun ke depan. Ia mengatakan, hasil penjualan melalui omni channel ini masih belum signifikan.

Baca Juga: Anak usaha Temasek Holdings akuisisi 19% saham Matahari Putra Prima (MPPA)

Sebagai informasi, MPPA tercatat menjalin kolaborasi dengan berbagai e-commerce besar dan layanan online seperti GoMart dan Grab Mart dalam menjangkau pelanggan.

"Jadi memang penjualan omni channel ini adalah usaha kami menjangkau konsumen, utamanya kami tetap di offline," sambungnya.

Tahun ini, MPPA juga masih belum bisa membeberkan rencana penambahan gerai hingga alokasi dana capex yang disiapkan.

Fernando mengatakan, saat ini Perseroan masih berjalan dalam mode wait and see, dan masih melihat review kinerja perseroan per kuartal dan semester.

"Jika membuka gerai lagi, banyak yang harus diperhatikan possibility-nya, sehingga kami belum bisa mengonfirmasi," tutup dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×