kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Prodia Widyahusada (PRDA) akan tambah tiga gerai di akhir tahun


Kamis, 22 November 2018 / 14:55 WIB
ILUSTRASI. Prodia (PRDA) Luncurkan Personal Assistant Virtual Tania


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) berharap bisa menambah beberapa gerai baru di akhir tahun ini, pasalnya ada beberapa gerai yang hanya menunggu izin keluar. Paling dekat, perusahaan akan membuka gerai baru di Bengkulu, untuk melengkapi operasional di seluruh provinsi di Indonesia.

Dewi Muliaty, Direktur Utama PRDA menyampaikan bahwa dalam waktu dekat perusahaan berharap beberapa izin gerainya akan keluar sehingga ekspansi gerai baru bisa terlaksana. Bila tidak ada halangan, perusahaan akan menambah sedikitnya tiga gerai baru di akhir tahun ini.

“Akan ada selain Bengkulu itu Jepara di Desember, semuanya menunggu izin sebenarnya semuanya sudah siap tetapi perizinannya suka lama. Jepara disiapkan juga, yang paling jelas itu di Bengkulu, Jepara dan Jatiwaringin jadi ada tiga (gerai) lagi,” ujarnya, Kamis (22/11).

Dirinya berharap perizinan akan didapatkan dalam waktu dekat sehingga sesuai pipeline tambahan gerai baru tersebut akan selesai di bangun di Desember. Setidaknya dari tiga gerai yang disiapkan tersebut paling tidak gerai Bengkulu dan Jepara bisa direalisasikan di Desember dan Jatiwaringin akan carry over untuk tahun depan.

Kendati tak merinci soal investasi, dirinya mengatakan bahwa rerata investasi per gerai berbeda-beda tergantung investasi terkait lahan. Bila lahannya sewa, perusahaan setidaknya menggelontorkan dana sekitar Rp 4 miliar hingga Rp 5 miliar untuk setiap gerainya.

“Kalau cabang itu tergantung (lahannya) sewa atau beli, kalau sewa itu Rp 4 miliar hingga Rp 5 miliar, itu luasannya standar ruko (rumah toko) paling 15 x 5 meter dan biasanya 3-4 lantai, tetapi itu investasi diluar kalau kami beli,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×