kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Produksi beras Indonesia kalah dari Thailand


Selasa, 15 April 2014 / 09:53 WIB
Produksi beras Indonesia kalah dari Thailand
ILUSTRASI. Promo Livin? Mandiri, ngopi di 3.580 tempat ngopi bisa dapat cashback 50% di Kopi Kenangan hingga Excelso


Reporter: Mona Tobing | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Kementerian Pertanian (Kementan) mengakui produktivitas beras Indonesia masih kalah dari Thailand. Keterbatasan lahan menjadi faktor utama rendahnya jumlah produksi padi tanah air.

Haryono, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementan mengatakan, karakteristik penanaman padi antar kedua negara berbeda. Thailand dengan jumlah penduduk 77 juta jiwa memiliki lahan padi sekitar 5 juta hektare (ha).

Sementara Indonesia dengan jumlah penduduk mencapai 220 juta jiwa, atau 3 kali lipat lebih banyak dari Thailand, hanya memiliki lahan padi 8 juta ha.

"Cara tanam Thailand itu tinggal disebar aja. Mereka tidak dikejar produktivitas. Thailand itu ditanam biasa saja berasnya sudah berlebihan," papar Haryono, kemarin (14/4).

Berbeda dengan Indonesia harus produksi beras lebih banyak karena penduduknya banyak namun lahannya terbatas.

Meski begitu, Haryono menilai, saat ini Indonesia telah berdikari soal kebutuhan pangan. Ia mencontohkan selama 10 tahun terakhir sejak 2003, produktivitas padi terus naik dari 4,65 juta ton/ha menjadi 5,16 ton/ha.

Tahun ini, Kementan menargetkan produksi mencapai 76,75 juta ton gabah kering giling. Sebanyak 95% produksi padi dihasilkan oleh petani lokal. Sisanya 5% dipenuhi dari impor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×