kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Produksi dari AS merosot, harga jagung mencapai rekor dalam 30 bulan


Kamis, 13 Januari 2011 / 11:16 WIB


Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini

CHICAGO. Harga jagung naik 1,3% menjadi US$ 6,39 per gantang. Harga ini merupakan rekor tertinggi sejak Juli 2008. Pemicu kenaikan harga jagung ini setelah Pemerintah AS memprediksi penurunan jagung pada 2010 turun 4,9%. Hal ini membuat pasokan jagung dunia menjadi yang terndah dalam 15 tahun, sebelum masa panen tahun ini.

Sementara, harga jagung untuk kontrak pengiriman Maret naik 1,7% menjadi US$ 6,41 per gantang, Harga ini merupakan yang tertinggi sejak Juli 2008 di Chicago Board of Trade. Kontrak jagung kemarin naik 4%, diperdagangkan pada US$ 6,40 pada pukul 10:05 waktu Singapura.

Pada Juli 2008, harga jagung berada di angka US$ 7,99 per gantang. Waktu itu pasokan jagung dan komdoitas lainnya seperti gandum diperketat.

Departemen Pertanian AS melaporkan saat ini defisit produksi jagung global sebesar 14% menjadi 20,1 juta metrik ton, dari 17,2 juta ton di Desember 2010. "Stok di AS akan sangat ketat," ujar Luke Mathews strategis komoditas di Commonwealth Bank of Australia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×