kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Produksi industri baja dalam negeri masih terbatas


Selasa, 21 Agustus 2018 / 16:49 WIB
ILUSTRASI. Industri baja


Reporter: Abdul Basith | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Produksi industri baja dalam negeri masih terbatas. Dari total kebutuhan 15 juta ton per tahun, produksi Indonesia baru sebesar 8 juta ton.

"Baja masih kurang banyak, tapi baja dalam negeri harus diserap," ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian (Kemperin) Haris Munandar, Selasa (21/8).

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menekankan pelaksanaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Haris bilang sebagian barang sudah bisa dipenuhi dalam negeri.

Seperti transmisi untuk proyek listrik 35.000 megawatt sudah dapat dipenuhi. Begitu pula sebagian besar proyek infrastruktur.

Namun, TKDN hanya dapat diatur bagi proyek pemerintah. "Penekanan TKDN yang bisa kita lakukan pada belanja pemerintah, kalau swasta kita tidak bisa," terang Haris.

Haris menekankan proyek pemerintah akan didorong memenuhi standar TKDN meski kerja sama dengan pihak asing. Sebelumnya Haris bilang proyek yang bekerja sama dengan asing melakukan belanja modal dengan impor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×