kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.035   52,00   0,29%
  • IDX 6.186   -10,65   -0,17%
  • KOMPAS100 807   -4,25   -0,52%
  • LQ45 613   -2,23   -0,36%
  • ISSI 214   -0,32   -0,15%
  • IDX30 345   -1,11   -0,32%
  • IDXHIDIV20 427   -1,32   -0,31%
  • IDX80 92   -0,44   -0,48%
  • IDXV30 116   -0,47   -0,40%
  • IDXQ30 110   -0,53   -0,47%

PT PPI Tak Mampu Distribusikan Gula, Jambi terancam krisis Gula


Selasa, 02 Maret 2010 / 15:45 WIB


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Test Test


JAKARTA. Propinsi Jambi sepertinya harus segera mempersiapkan kebijakan untuk mengatasi krisis gula di daerahnya. Pasalnya, PT. Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) sebagai perusahaan yang ditugaskan membawa gula impor ke daerah itu menyatakan tidak sanggup memasok gula ke Jambi.

Ketidaksanggupan PPI lantaran kendala masalah transportasi pengangkutan yang dapat bersandar di pelabuhan di Jambi. ”Terserah saya diberi sanksi apa oleh pemerintah, yang jelas saya tidak sanggup,” ujar Direktur Utama PT. PPI, Heinrych Napitupulu di Jakarta, Selasa (2/3).

Akibat kesulitan transportasi tersebut, sebanyak 3000 ton alokasi gula impor yang seharusnya beredar dari awal tahun lalu sampai April terancam tidak bisa didistribusikan oleh PPI. Sementara PPI juga tak sanggup untuk mendatangkan gula dari pelabuhan terdekat seperti Pelabuhan Dumai.

”Kalau kita bawa dari Pelabuhan Dumai, maka transportasi daratnya itu Rp 450 pr kg, belum lagi nilai susut sewaktu dijalan, sehingga kita gak berani melakukannya,” tegas Heinrych yang pasrah tidak bisa mengedarkan gula di Jambi tersebut.

Menurutnya, jalan keluar mengatasi permasalahan gula di Jambi akan diberikan kepada pemerintah pusat. ”Hari ini (kemarin) saya laporkan langsung kondisi ini,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×