kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.928   15,00   0,08%
  • IDX 6.119   81,97   1,36%
  • KOMPAS100 788   11,28   1,45%
  • LQ45 603   7,78   1,31%
  • ISSI 213   2,98   1,42%
  • IDX30 336   5,02   1,52%
  • IDXHIDIV20 429   6,53   1,54%
  • IDX80 90   1,23   1,39%
  • IDXV30 116   1,54   1,34%
  • IDXQ30 110   1,55   1,44%

PT Timah bangun smelter tanah jarang tahun depan


Jumat, 13 Mei 2016 / 22:50 WIB


Reporter: Emir Yanwardhana | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Rencana pembangunan smelter mineral tanah jarang atau (rear earth) PT Timah Tbk direncanakan mulai konstruksi tahun depan. Kondisinya saat ini masih di tahapan pembicaraan dan pengurusan izin.

”Kita upayakan final discussion tahun ini dan kalau memungkinkan konstruksi akhir tahun atau awal tahun depan, tergantung kajian akhir,” kata Sekretaris Perusahaan PT Timah Tbk, Agung Nugroho kepada KONTAN, Jumat (13/5)

Rencananya pabrik pemurnian rear earth skala industri itu akan memiliki kapasitas produksi mencapai 500 ton per tahun, dengan nilai investasi mencapai Rp 100 Miliar. Adapun saat ini PT Timah baru mengoprasikan pabrik yang skala kecil dengan kapasitas 1.500 kilogram pertahun di Kawasan Industri Tanjung Ular, Bangka Belitung.

Sebagai informasi, rear earth atau tanah jarang merupakan sisa dari hasil pemurnan timah batangan atau tin slag. Rencana ini mencuat melihat harga komoditas tambang timah yang lesu pada tahun lalu. Nantinya PT Timah akan menggandeng Badan Tenaga Nuklir Nasional dengan bentuk kerja sama penggunaan teknologi serta perizinan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×