kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Rekosistem Kebut Pembangunan Waste Station di Ibukota Pulau Jawa


Rabu, 05 Juli 2023 / 18:32 WIB
ILUSTRASI. Rekosistem dan WWF berkolaborasi bangun waste station


Reporter: Francisca Bertha Vistika | Editor: Francisca bertha

KONTAN.CO.ID - Startup di bidang pengelolaan sampah Rekosistem atau PT Khazanah Hijau Indonesia kian ekspansif untuk bisa mengajak orang mengumpulkan, memilah, serta pengolahan sampah. Salah satunya Rekosistem terus menghadirkan waste station yang tersebar di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat dan Jawa Timur. 

Menurut data dari SIPSN Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, jumlah timbunan sampah di Indonesia pada 2022 mencapai 21 juta ton. Yayasan WWF Indonesia menggandeng Rekosistem lewat program Plastic Smart Cities berkomiten mendukung upaya pengelolaan sampah di Jakarta. 

Baca Juga: Setor Sampah di Waste Station MRT, Nanti Bisa Tukar dengan Saldo Uang Elektronik

Ernest Layman, CEO dan Co-Founder Rekossitem dengan memulai kebiasaan gaya hidup ramah lingkungan dalam keseharian seperti memilah dan mengelola sampah secara konsisten dapat memberikan dampak yang signifikan untuk bumi. Oleh karena itu, Rekosistem membantu WWF menyediakan waste station tidak hanya mengumpulkan sampah hingga dapat diproses tetapi juga menciptakan kebiasaan dan mendorong masyarakat untuk memilah dan menyetorkan sampah argonik sehingga menaikan tingkat daur ulang. 

Sejauh ini, Rekosistem sudah memiliki 28 waste station dan jumlah ini akan terus bertambah. "Target kami sih bisa 50 waste station hingga akhir tahun. Fokusnya menghadirkan di ibukota pulau Jawa. Karena biasanya makin banyak populasi makin banyak sampah," ujar Ernest pada KONTAN usai acara kolaborasi WWF dengan Rekosistem di Kuningan, Jakarta. 

Menurut Ernest saat ini dalam sebulan pihaknya bisa mengumpulkan 2.500 sampah. Sampah-sampah ini berasal dari perkantoran maupun pemukiman. 

Ernest bilang bahwa biasanya ia dikontak oleh pihak perumahan dan perkantoran untuk mengambil sampah dan membuat waste station. Dan dirinya melihat bahwa tiap tahun makin banyak orang yang peduli dengan sampah, sehingga ke depannya bisnis ini akan terus membaik. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×