kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Semester I 2011, penyerapan perkantoran tumbuh 82%


Selasa, 26 Juli 2011 / 15:18 WIB
ILUSTRASI. Honda Forza 750


Reporter: Evilin Falanta | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pasar properti perkantoran pada semester pertama tahun ini ternyata sumringah. Berdasarkan survei Cushman & Wakefield, penyerapan perkantoran di Jakarta mencapai 174.800 meter persegi atau tumbuh 82% bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

"Banyak perusahaan multinasional maupun lokal yang melakukan ekspansi di Indonesia menjadi pendorong ruang serap perkantoran cepat terjual," jelas Arief Rahardjo Head of Research and Advisory Cushman & Wakefield, Selasa (26/7).

Menurutnya, tingkat penyerapan tertinggi berasal dari sektor perbankan. Cushman & Wakefield meramalkan, semester kedua, kontribusi besar tetap dari sektor perbankan.

Penyerapan ruang perkantoran terbesar terjadi di gedung perkantoran daerah Thamrin seperti di UOB Tower dan The Plaza. Sementara untuk harga sewa di kawasan tersebut rata-rata mengalami kenaikan sebesar 2,1% sejak kuartal pertama menjadi US$ 17,73 per meter persegi per bulan. Arif bilang kenaikan harga sewa karena semakin terbatasnya ruangan yang kosong.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×