kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Sempat jadi primadona, 8 mobil ini akhirnya tutup usia


Senin, 08 Maret 2021 / 13:42 WIB
ILUSTRASI. Ada delapan mobil yang pernah jadi primadona dan dihentikan produksinya. Salah satunya Honda Freed.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Honda Jazz merupakan salah satu mobil legendaris besutan PT Honda Prospect Motor (HPM). Namun, HPM akhirnya resmi mengumumkan telah menghentikan produksinya. 

Mobil yang sempat menjadi salah satu produk unggulan Honda itu diketahui sudah mengaspal selama 18 tahun. Namun, PT HPM memutuskan untuk menggantikan Honda Jazz dengan Honda City Hatchback RS yang baru saja diluncurkan pada Rabu (3/3/2021). 

"Kami sudah tidak memproduksi lagi Honda Jazz di Indonesia. Kami menilai bahwa Honda City Hatchback RS bisa memenuhi keinginan target konsumen kami di segmen hatchback," ucap Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director HPM, belum lama ini. 

Selain Honda Jazz, ada beberapa mobil di Indonesia yang populer hanya sesaat. Namun, setelah beberapa tahun penjualannya terus merosot hingga akhirnya disuntik mati. 

Baca Juga: Suntik mati Toyota Land Cruiser terkonfirmasi, bakal terjadi di wilayah ini

Dari catatan redaksi Kompas.com, ada delapan mobil yang pernah jadi primadona dan dihentikan produksinya, sebagai berikut:

1. Honda Freed 

Honda Freed memulai kiprahnya pada tahun 2008, dan langsung mendapat sambutan hangat dari para penggemar MPV pintu geser. Sayangnya, mobil ini tidak mampu menggeser penggemar Toyota Innova atau Avanza. Mobil dengan kapasitas mesin 1.500 cc ini akhirnya harus berhenti produksi pada 2016.

2. Chevrolet Spin 

Perombakan manajemen pada Chevrolet di Indonesia diyakini sebagai salah satu bentuk kegagalan pabrikan otomotif asal Amerika ini dalam memasarkan Spin. Manajemen asing yang tidak bisa membaca selera pasar di Indonesia membuat penjualan mobil ini terus menurun. Meluncur pada tahun 2013, mobil yang masuk kategori multi purpose vehicle (MPV) ini harus disuntik mati tahun 2015.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×