Reporter: Vina Elvira | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sentra Food Indonesia Tbk (FOOD) menargetkan pertumbuhan kinerja yang lebih agresif pada 2026. Perseroan melalui entitas anak membidik kenaikan penjualan sekitar 25% dibandingkan realisasi tahun sebelumnya.
Direktur Utama Sentra Food Indonesia, Agustus Sani Nugroho, menyampaikan pada 2025 penjualan FOOD tercatat sebesar Rp 95,26 miliar. Memasuki 2026, perseroan menargetkan penjualan meningkat menjadi sekitar Rp 119 miliar.
“Dengan meningkatnya penjualan, kami berharap dapat mencatatkan laba dan memperbaiki posisi ekuitas, sehingga secara bertahap memperkecil kerugian pada tahun-tahun sebelumnya,” ujar Agustus, kepada Kontan.co.id, pada Sabtu (21/2/2026).
Untuk mendorong pertumbuhan selama tahun ini, FOOD memfokuskan ekspansi pada kanal horeka, modern trade, dan general trade (GT), khususnya di segmen pasar menengah dan pasar bawah. Segmen pasar bawah dinilai memiliki potensi besar karena belum digarap secara optimal sebelumnya.
Baca Juga: SKB Food (RAFI) Bidik Margin Tinggi Lewat Produk Olahan
Agustus menyebut, segmen pasar menengah sudah mengalami banyak pergeseran pasca Covid-19 dan mulai menemukan bentuk barunya tahun ini.
“Karenanya FOOD mulai memfokuskan kembali beberapa segmen pasar menengah pada tahun ini,” sebutnya.
Melalui entitas anaknya, Kemfood, perseroan mulai serius menggarap sektor tersebut pada kuartal II-2026 karena berpotensi mendorong pertumbuhan penjualan FOOD untuk tahun ini dan seterusnya.
Baca Juga: FKS Food Siapkan Brand Refresh Mie Kremezz guna Perkuat Penetrasi di Pasar Snack Anak
Adapun, untuk menjaga margin di tengah fluktuasi harga bahan baku, FOOD memperkuat sistem perencanaan produksi dan manajemen persediaan. Perseroan juga memperluas basis pemasok agar tidak bergantung pada satu supplier.
Selain itu, penyesuaian harga jual dilakukan secara selektif guna menjaga stabilitas pasokan bahan baku yang cenderung berfluktuasi dan meningkat.
“Dengan perencanaan baik dan supply chain yang kuat kita dapat menentukan momen yang tepat dalam pembelian bahan baku baik dalam sisi harga maupun jumlah yang akan kita beli,” jelasnya.
Sementara untuk ekspansi pasar, FOOD saat ini masih berfokus pada penguatan pasar domestik dan belum menetapkan target ekspor khusus pada 2026.
Baca Juga: JNE Fokus Frozen Food: Peluang Bisnis Logistik pada Era UMKM Digital
Selanjutnya: Gejolak Tarif AS Picu Desakan Tunda Voting Perjanjian Dagang UE-AS
Menarik Dibaca: Hujan Sangat Lebat di Provinsi Ini, Simak Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (23/2)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)