kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Simak, capaian penerimaan dan strategi sektor migas ke depan


Kamis, 30 Agustus 2018 / 22:10 WIB
ILUSTRASI. Arcandra Tahar Temui Presiden


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penerimaan minyak dan gas (migas) hingga semester I-2018 mengalami peningkatan. Dibandingkan periode yang sama tahun lalu, angka penerimaan lebih tinggi sebesar US$ 3,5 miliar.

Total bagian negara maupun bagian kontraktor migas Semester I-2018 tercatat sebesar US$ 17,3 miliar. Sedangkan pada periode yang sama tahun lalu berada diangka US$ 13,8 miliar. 

Sejak tahun 2017, penerimaan negara dari migas lebih tinggi dari cost recovery. Sedangkan pada dua tahun sebelumnya, cost recovery lebih tinggi daripada penerimaan negara.

Skema gross split yang menggantikan skema cost recovery sejak tahun 2017 memperlihatkan dampak positifnya. Hingga kini ada 25 kontrak migas sudah menggunakan skema gross split. 

Dari 25 blok migas gross split tersebut, 9 diantaranya merupakan hasil lelang blok migas tahun 2017 dan 2018. Kondisi ini disambut baik oleh para investor, mengingat lelang blok migas tahun 2015 dan 2016 dengan skema cost recovery tak diminati investor sama sekali.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Arcandra Tahar mengungkapkan, dari 25 kontrak migas gross split, Pemerintah berhasil mengantongi komitmen kerja pasti sekitar US$ 1,75 miliar atau Rp 25 triliun dan bonus tandatangan sebesar US$ 854 juta atau Rp 12 triliun. 




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×