kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Soal Ekspor Listrik Hijau ke Singapura, Begini Respons Alamtri Resources (ADRO)


Rabu, 18 Juni 2025 / 14:27 WIB
Soal Ekspor Listrik Hijau ke Singapura, Begini Respons Alamtri Resources (ADRO)
Head of Corporate Communication Alamtri Resources Febriati Nadira. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) menyatakan masih menunggu arahan dari pemerintah terkait ekspor listrik hijau ke Singapura.


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) menyatakan masih menunggu arahan dari pemerintah terkait ekspor listrik hijau ke Singapura.

"Kami selalu siap mendukung program pemerintah dan menunggu arahan selanjutnya," kata Head of Corporate Communication Alamtri Resources Febriati Nadira kepada Kontan, Rabu (18/6).

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil mengungkap proyek ekspor listrik hijau yang berasal dari pembangkit Energi Baru Terbarukan (EBT) Indonesia ke Singapura akan prioritas digarap oleh perusahaan swasta dari dalam negeri.

Baca Juga: Ekspor Listrik Hijau ke Singapura Dimatangkan, Pemerintah Prioritaskan Swasta

Sebagai gambaran, kerjasama dengan potensi ekspor listrik EBT telah lebih dulu dijajaki Indonesia melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, saat masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi saat itu, Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan siap mengekspor listrik hijau ke Singapura mencapai 3 gigawatt (GW) sebesar US$ 30 miliar atau Rp 308 triliun.

 

Hal ini ditandai dengan kerja sama kedua negara dengan penandatanganaan Memorandum of Understanding (MoU) Annoucement on Cross Border Electricity Interconnection dalam Indonesia International Sustainability Forum pada 5 September 2024.

Baca Juga: Alamtri Resources (ADRO) Bakal Gelar Buyback dalam Dua Skema, Ini Rinciannya

Dalam MOU yang dipimpin Luhut tersebut, terdapat 5 perusahaan swasta yang terlibat dalam proyek ekspor listrik ke Singapura. Adapun, kelimanya telah mendapatkan Persetujuan Bersyarat sejak bulan September 2023.

1. Pacific Medco Solar Energy Pte Ltd, formed by PacificLight Renewables Pte Ltd, Medco Power Global Pte Ltd and Gallant Venture Ltd berkapasitas 0.6 GW

2. Adaro Solar International Pte Ltd., formed by PT Adaro Clean Energy Indonesia berkapasitas 0.4 GW

3. EDP Renewables APAC berkapasitas 0.4 GW

4. Vanda RE Pte Ltd, formed by Gurin Energy Pte Ltd and Gentari International Renewables Pte Ltd berkapasitas 0.3 GW

5. Keppel Energy Pte Ltd 0.3 GW

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×