kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Soal smelter, Newmont dan Freeport belum sepakat


Selasa, 03 November 2015 / 19:00 WIB


Reporter: Pratama Guitarra | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) dan PT Freeport Indonesia belum menemui kata sepakat terkait kerjasama definitif pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian mineral (smelter). Kedua perusahaan tambang asal Amerika Serikat itu masih terus melakukan pembahasan mengenai hal tersebut.

Kerjasama definitif yang dimaksud antara lain Newmont menempatkan dana partisipasi (chip in) dalam proyek smelter senilai US$ 2,3 miliar itu. Selain itu, dalam kesepakatan kerjasama harus pula tertuang mengenai kuota konsentrat yang bakal dipasok Newmont. Mengingat smelter yang dibangun di Gresik, Jawa Timur itu memiliki kapasitas 2 juta ton konsentrat tembaga.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Bambang Gatot mengatakan pembahasan mengenai kerjasama definitif itu disampaikan secara langsung oleh Presiden Direktur Newmont Rachmat Makkasau.

"Pertemuan tadi itu dia (Rachmat) menyampaikan kalau masih dalam proses pembahasan. Jadi belum ada persyaratan yang dilengkapi untuk mendapatkan rekomendasi SPE (Surat Persetujuan Ekspor)," kata dia di Kantornya, Selasa (3/11).

Sementara Rachmat Makassau (3/11) menemui Bambang di kantor Dirjen Minerba Kementerian ESDM sekitar 30 menit. Pertemuan itu dimulai sekitar pukul 13.00 WIB. Hanya saja tidak ada keterangan resmi yang disampaikan pihak Newmont terkait pertemuan itu. "Kirim sms saja," ucapnya.

Secara terpisah, hal senada disampaikan Juru bicara Freeport Indonesia Riza Pratama. Dia enggan memberi penjelasan mengenai pembahasan kerjasama definitif dengan Newmont. "Lebih baik tanyakan langsung ke Newmont," ujarnya singkat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×