kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.345.000 -0,88%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Spesifikasi Ketebalan Pipa Gas Cisem Tahap I Diubah, Efisiensi Capai Rp 31,29 Miliar


Kamis, 31 Agustus 2023 / 12:33 WIB
Spesifikasi Ketebalan Pipa Gas Cisem Tahap I Diubah, Efisiensi Capai Rp 31,29 Miliar
ILUSTRASI. Terdapat perubahan spesifikasi ketebalan pipa diameter 20 inci pada pembangunan pipa transmisi gas Cirebon-Semarang Tahap 1 Warta Kota/YULIANTO


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengemukakan berdasarkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terdapat perubahan spesifikasi ketebalan pipa diameter 20 inci pada pekerjaan pembangunan pipa transmisi gas Cirebon-Semarang Tahap 1 (Semarang-Batang). 

“Pada temuan BPK ini, perubahan spesifikasi ketebalan pipa diameter 20 inci belum disertai penetapan nilai efisiensi dan belum didukung addendum kontrak sehingga negara belum memperolah manfaat atas perubahan spesifikasi tersebut di tahun 2022,” ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi VII DPR RI, Kamis (31/8). 

Terkait hal ini, lanjut Arifin, Kementerian ESDM telah menindaklanjuti namun belum sesuai rekomendasi BPK.

Baca Juga: Capai 96%, Pipa Cisem Tahap I Siap Alirkan Gas ke Sejumlah Kawasan Industri  

Dalam materi paparannya, BPK merekomendasikan Menteri ESDM menginstruksikan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) untuk melakukan assesment atau penilain oleh pihak profesional dan independen (di luar para pihak yang berkontrak) atas hasil kajian teknis perubahan pipa tebal 11,91 milimeter (mm) yang telah ada. Hal ini bertujuan untuk memberikan keyakinan bahwa perubahan pipa tersebut telah memenuhi aspek teknis. 

Rekomendasi kedua, memastikan penetapan nilai efisiensi atas perubahan pipa tebal 11,91 mm sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Serta melakukan penyesuaian atas nilai efisiensi tersebut ke dalam addendum kontrak. 

Arifin menjelaskan, pihaknya telah menindaklanjuti dengan melakukan assesment oleh pihak profesional dan independen yaitu melalui professional engineer yang ditunjuk KSO dan risk analysis oleh perusahaan engineering. 

“Berdasarkan hasil reviu BPKP melalui laporan Hasil Reviu Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) tanggal 13 April 2023 telah disepakati nilai efisiensi Rp 31,29 miliar yang dituangkan dalam addendum kontrak tanggal 11 Agustus 2023,” ujarnya. 

Adapun addendum perubahan kontrak tersebut telah disampaikan kepada KPPN dan telah ditindaklnjuti melalui Kartu Pengawasan Kontrak (Karwas) yang telah disesuaikan. 

Baca Juga: PGN Hampir Pasti Jadi Mitra Lemigas untuk Operasikan Pipa Gas Cirebon-Semarang

Melansir pemberitaan Kontan.co.id Juli 2023, pembangunan proyek pipa gas Cisem Tahap I telah mencapai 96%. Proyek ini meliputi pipa ruas Semarang-Batang yang akan mengalirkan gas bagi 26 perusahaan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal. Total keburuhan gas hingga 2026 mendatang mencapai 39,42 MMSCFD.

Selain itu, gas juga akan mengalir ke Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) dengan proyeksi kebutuhan gas 25,83 MMSCFD dari 14 perusahaan di KITB Fase I hingga tahun 2028, serta kawasan-kawasan industri lainnya di sepanjang pipa transmisi Cisem tahap 1.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×