kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   19.000   0,67%
  • USD/IDR 17.091   44,00   0,26%
  • IDX 6.975   -14,27   -0,20%
  • KOMPAS100 960   -5,42   -0,56%
  • LQ45 702   -5,29   -0,75%
  • ISSI 250   -0,14   -0,05%
  • IDX30 383   -5,18   -1,33%
  • IDXHIDIV20 474   -7,79   -1,62%
  • IDX80 108   -0,66   -0,61%
  • IDXV30 131   -1,81   -1,36%
  • IDXQ30 124   -2,01   -1,59%

Sudah serap capex Rp 180 miliar, Madusari Murni (MOLI) bakal gencarkan diversifikasi


Kamis, 15 Juli 2021 / 18:39 WIB
Komisaris dan Direksi PT Madusari Murni Indah Tbk (MOLI) usai RUPS di Jakarta (15/7/2021).


Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Tendi Mahadi

Sedangkan ke depannya, Madusari Murni sudah mengincar pasar di negara ASEAN dan Asia untuk menjual produknya. Pihaknya mengaku sudah membuka jalan di antaranya ke Thailand, Vietnam, Taiwan, dan Jepang. Adapun porsi penjualannya akan dibagi 40% ekspor dan 60% lokal.

Dengan strategi dan rencana kerja tersebut, sayangnya MOLI tidak menetapkan target pertumbuhan pendapatan maupun laba. Sebaliknya, perusahaan yang sudah berdiri sejak 1965 ini memprediksi adanya penurunan pendapatan kurang dari 40% sampai akhir tahun 2021.

Adikin mengungkapkan pihaknya masih realistis melihat pasar ke depannya. Perkiraan ini dibayangi pula oleh harga etanol yang masih lebih mahal daripada produksi Pakistan dengan tarif nol. Hal ini, tentu akan menekan margin Perseroan.

"Hal ini disebabkan masih kepada harga bahan baku yang tidak menentu, ditambah lagi kondisi beberapa negara tujuan ekspansi yang lakukan lockdown. Maka kami rencanakan diversifikasi bahan baku dari saripati untuk hadapi ancaman regional ini. Kami juga melihat pasar akan wait and see," jelas Adikin.

Selanjutnya: Mustika Ratu (MRAT) makin gencar memperdalam pasar jamu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×