kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Tak bisa ekspor, Freeport akui rumahkan karyawan


Kamis, 09 Maret 2017 / 20:50 WIB
Tak bisa ekspor, Freeport akui rumahkan karyawan


Reporter: Pratama Guitarra | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. PT Freeport Indonesia (PTFI) mengakui telah mengambil keputusan efisiensi yang berdampak pada pekerjanya. Ini lantaran produksi harus terhenti per 10 Februari 2017 karena tidak bisa melakukan kegiatan ekspor konsentrat tembaga.

Juru bicara Freeport Indonesia, Riza Pratama mengatakan, saat ini Freeport telah merumahkan sebagian karyawannya. Hal tersebut sebagai langkah efisiensi akibat tidak bisa mengekspor konsentrat.

Untuk pekerja kontraktor sebagian besar telah mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), dia menyebutkan jumlahnya sekitar 1.500 orang. "Karena sudah selesai kontraknya," tuturnya, Kamis (9/3).

Merujuk data dari Dinas Tenagakerja dan Trasnmigrasi (Disnaker) Kabupaten Mimika, Papua, Septinus Somilenang mengatakan, status yang sudah di PHK oleh Freeport mencapai 1.525 karyawan. Di antaranya, 1.400 merupakayan karyawan kontraktor dan selebihnya adalah karyawan Freeport yang dirumahkan.

"Seharusnya, Freeport bisa membendung itu, jangan salahkan pemerintah kalau soal PHK," kata Septinus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×