kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Target investasi energi minimal US$ 198 miliar hingga 2024, begini rinciannya


Minggu, 23 Februari 2020 / 09:43 WIB
ILUSTRASI. Kementerian ESDM menargetkan investasi di sektor energi minimal mencapai US$ 198 miliar atau setara Rp 2.768 triliun.


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Khomarul Hidayat

Berdasarkan data yang dihimpun Kontan.co.id dari Kementerian ESDM, total investasi migas diperoleh secara bertahap. Di mulai dari tahun 2020 sebesar US$ 15 miliar, lalu naik menjadi US$ 20 miliar di tahun 2021. Kemudian berturut-turut pada tahun 2022 sebesar US$ 25 miliar, 2023 sebanyak US$ 29 miliar dan US$ 28 miliar pada tahun 2024.

Sementara itu, untuk sektor ketenagalistrikan, target investasi pada tahun 2020 sebesar US$ 12 miliar, 2021 sebanyak US$ 10 miliar, 2022 sebesar US$ 8 miliar, 2023 sebanyak US$ 7 miliar dan US$ 3 miliar pada tahun 2024.

Baca Juga: Meski masih menantang, pemerintah optimistis PLTS atap semakin berkembang

Di sektor tambang minerba, target investasi tahun 2020 dipatok sekitar US$ 7,7 miliar, 2021 sebanyak US$ 5,6 miliar, 2022 sebesar US$ 4,3 miliar, 2023 sebanyak US$ 3,2 miliar dan US$ 3,17 pada tahun 2024.

Adapun di sektor EBT, rencana investasi di tahun 2020 sebanyak US$ 2 miliar, tahun 2021 sebesar US$ 4 miliar, 2022 sebanyak US$ 5 miliar, 2023 sebesar US$ 4 miliar dan US$ 5 miliar pada tahun 2024.

Baca Juga: Kementerian ESDM: Lelang blok migas tunggu kebijakan soal kontrak rampung

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×