kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Terdampak virus corona, Gapki: Ekspor CPO juga perlu insentif untuk cegah penurunan


Rabu, 04 Maret 2020 / 16:31 WIB
ILUSTRASI. Panen tandan buah segar kelapa sawit di Bogor, Jumat (14/6). Berdasarkan data Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), hingga Triwulan I 2019 ekspor minyak sawit secara keseluruhan (Biodiesel, Oleochemical, CPO dan Produk turunannya) sebesar 9,1


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

Joko bilang penurunan tersebut belum bisa dikonfirmasi akibat virus corona. Namun pengalihan pasar untuk menjaga ekspor yang turun di China tetap diperlukan.

Antara lain pasar Timur Tengah dan Afrika menjadi tujuan pengalihan pasar. Namun karena kesiapan infrastruktur penyimpanan yang belum banyak tersedia di Afrika sehingga 48% dikirim dengan kemasan.

Baca Juga: Volume penjualan turun, laba PP London Sumatra (LSIP) anjlok 23% ke Rp 253 miliar

"Kalau boleh menyarankan direview pungutan ekspor untuk produk yang diekspor dalam bentuk packaging," terang Joko.

Kemasan tersebut membuat biaya ekspor menjadi lebih besar. Penghentian pungutan tersebut akan membuat peningkatan bagi ekspor CPO.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×