kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Teror bom belum mengganggu bisnis jasa kurir


Sabtu, 19 Maret 2011 / 18:14 WIB
Teror bom belum mengganggu bisnis jasa kurir
ILUSTRASI. Sejumlah warga mengikuti kirab Merti Code saat melintas di kawasan Tugu, Kota Yogyakarta, Minggu (5/11/2017).


Reporter: Edy Can | Editor: Edy Can

JAKARTA. Ketua Umum Asosiasi Jasa Pengiriman Ekspres Indonesia (Asperindo) M. Kadrial menegaskan, teror bom yang marak dalam beberapa hari terakhir ini belum berpengaruh signifikan terhadap pendapatan perusahaan yang bergerak di sektor jasa layanan kiriman kilat. Dia mengatakan, teror bom tersebut belum menggangu.

Menurutnya, sampai saat ini tidak terlihat penurunan pengiriman dari pelanggan. Aktivitas penerimaan paket pengiriman dari pelanggan masih berlangsung normal tanpa ada penurunan frekuensi maupun volume.

Dia menambahkan, teror paket bom yang terjadi akhir-akhir ini bukan lantaran dikirim oleh sejumlah perusahaan yang bergerak di jasa pengiriman. Paket bom kerap dilakukan kurir peneror. “Ya sebenarnya kalau kami lihat pengirimnya perorangan langsung ke alamat,” jelasnya, Sabtu (19/3).

Dalam lima hari terakhir bom yang ditempatkan dalam buku (bom buku) dikirim kepada sejumlah warga masyarakat diantaranya ditujukan kepada aktivis Jaringan Islam Liberal (JIL) Ulil Abshar Abdalla. Bom serupa juga dialamat ke Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Gorries Mere serta penyanyi Ahmad Dani.

Hari ini saja terjadi sekitar sembilan kali teror bom. Mulai dari Makassar (Sulawesi Selatan), Bandung (Jawa Barat), Medan (Sumatera Utara), Denpasar (Bali), Bantul, (Yogyakarta) hingga Jakarta pun tak luput dari bom. Teror kali ini tak hanya dikirim dalam paket buku tapi dalam bingkisan dan karung. (Srihandriatmo Malau/Tribunnews)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×