kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Trafik bongkar muat IPC naik 11,28% pada September, IPC optimistis ekonomi pulih


Minggu, 01 November 2020 / 13:39 WIB
ILUSTRASI. PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC menyiapkan layanan shore to ship (STS) di Pelabuhan Tanjung Priok


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Trafik bongkar muat milik PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC membaik. IPC juga optimistis perekonomian akan segera pulih dari goncangan pandemi Covid-19.  

Direktur Utama IPC Arif Suhartono menjelaskan, IPC mencatat arus peti kemas naik 11,28% pada September 2020. Tren perbaikan ini ditunjukkan pada kenaikan arus peti kemas menjadi 621.300 TEUs jika dibandingkan dengan periode Agustus 2020 yakni 558.320 TEUs dan kenaikan 0,75% dibandingkan dengan periode Juli 2020 sebesar 554.160 TEUs.  

“Penurunan throughput peti kemas yang terjadi selama masa pandemi terhitung mulai dari triwulan I tahun 2020 hingga kini telah menunjukkan adanya rebound  yang cukup signifikan pada triwulan III tahun 2020 ini,” ujar Arif dalam siaran resmi yang diterima kontan.co.id, Sabtu (31/10).

Selaras dengan tren arus peti kemas yang membaik, IPC mencatat pertumbuhan periode September 2020 untuk arus barang yang naik 6,87% menjadi 4,06 juta ton dari Agustus 2020 yakni 3,80 juta ton. Perbaikan ini sudah terlihat pada periode Juli 2020 dengan kenaikan sebesar 7% atau 3,55 juta ton.  

Baca Juga: IPC akan memasang layanan elektrifikasi di seluruh pelabuhan yang dikelola

Arif mengungkapkan, optimisme pemulihan kegiatan perekonomian ini juga ditandai dengan trafik kunjungan kapal yang perlahan terus meningkat 7,5% dari 13,69 juta GT di bulan Juli 2020 menuju 14,72 juta GT pada Agustus 2020 dan naik 4,77% menjadi 15,42 juta GT di September 2020.  

“IPC menjamin untuk terus berupaya menjaga kelancaran arus logistik nasional. Kesiapan operasional 24/7 dengan SDM yang handal dan teknologi serta sistem digitalisasi yang terbarukan untuk menjangkau seluruh aktivitas logistik serta memastikan setiap kapal terlayani dengan baik dan sesuai jadwal,” pungkas Arif. 

Selanjutnya: IPC sediakan fasilitas shore to ship di Pelabuhan Tanjung Priok

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×